Breaking News:

Berita Banjarbaru

Beri Keterangan Berbeda Saat Diperiksa, Polisi Sebut Ibu Pembuang Bayi di Banjarbaru Masih Labil

Keterangan berbeda diberikan oleh Ibu Pembuang Bayi di Banjarbaru saat polisi melakukan introgasi

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Humas Polsek Banjarbaru Utara untuk Bpost
SNA (18) ibu pembuang bayi beserta barang bukti , Jumat (9/12/2022). (Kanan) Bayi laki-laki ditemukan di dalam kardus di Jalan Trikora, Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Keterangan berbeda diberikan oleh Ibu Pembuang Bayi  di Kardus depan sebuah ruko di Jalan Trikora, Kelurahan Loktabat Selatan, Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru Kalsel, saat Polisi melakukan introgasi.

Semula pelaku berinisial SNA (18) itu mengaku telah dibantu oleh tantenya saat proses persalinan.

Namun, mahasiswi satu perguruan tinggi di Banjabaru itu merubah keterangannya.

Dia mengaku bahwa proses persalinan tidak dibantu oleh siapapun, alias sendiri.

"Keterangan terbaru pelaku seperti itu, mungkin karena kondisinya yang belum stabil usai melahirkan," kata Kasi Humas Polsek Banjarbaru Utara, Aipda Andreas, Jumat (9/11/2022) siang.

Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Penelantaran Bayi di Trikora Banjarbaru, Ternyata ini Motif Pelaku

Baca juga: Penemuan Dua Bayi Laki-laki di Banjarbaru, Sudah ada 11 Orang Konsultasi Ingin Mengadopsi

Baca juga: Polisi Temukan Pelaku Pembuang Bayi ke Sungai di Limamar Kabupaten Banjar Kalsel

Lanjut Andreas menyebutkan, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap tante pelaku, yang sebelumnya disebut dalam proses persalinan.

"Sudah kami periksa juga tantenya, ternyata yang bersangkutan mengaku tidak tahu," terangnya.

Selain itu Andreas juga menyebut, bahwa pasangan atau pacar pelaku sudah bersedia untuk bertanggung jawab.

"Pacar pelaku informasinya berada di Kalteng, dan sudah mau bertangungjawab, tapi tetap kami lakukan pendalaman," jelas Andreas.

Penangkapan pelaku sendiri dilakukan oleh anggota opsnal Polsek Banjarbaru Utara, yang dipimpin oleh Panit I Iptu Agus Aprianto.

Tepatnya di indekos pelaku, tidak jauh dari lokasi bayi itu ditelantarkan.

Kronologinya pelaku melahirkan pada Hari Rabu, 30 Nopember 2022 sekira pukul 16.30 Wita di indekos.

Kemudian pada Hari Minggu, 04 Desember 2022 sekitar pukul 07.20 Wita pelaku membawa anaknya yang berusia empat hari itu menggunakan sepeda motor, dan meletakkanya di depan ruko.

Baca juga: Petugas Satpolair Polresta Banjarmasin Masih Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Kampung Biru

Setelah ditinggalkan pelaku, bayi tersebut ditemukan oleh penghuni ruko sekira pukul 08.00 Wita.

"Pelaku mengaku membawa bayi itu seorang diri, dan dari rekaman di CCTV memang betul tidak terlihat orang yang membantu," ungkap Andreas.

Dari hasil introgasi polisi pelaku juga mengakui, bahwa dia nekat menelantarkan anak kandungnya, karena khawatir dan takut tidak dapat merawat. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved