Tajuk

Gairah dari si Kulit Bundar

Meski kompetisi sepak bola Indonesia kembali bergulir namun masih ada beberapa syarat ketat yang harus dipenuhi.

Editor: Eka Dinayanti
IG Barito Putera
Menjelang pertandingan tandang pekan ke-13 BRI Liga 1, melawan Dewa United pada Minggu (11/12/2022) pukul 19.15 Wita nanti, di Stadion Jatidiri, Barito Putera saat ini fokus untuk memulihkan kondisi pemain. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - HIRUK-PIKUK pesta sepak bola di Tanah Air semakin bertambah seiring dengan kembali bergulirnya lanjutan kompetisi Liga 1 2022/2023 sejak 5 Desember 2022 lalu.
Kabar yang dinanti-nanti para pencinta sepak bola itu datang seiring dengan Piala Dunia Qatar 2022.

Sebelumnya kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 sempat dihentikan karena tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu yang menewaskan sebanyak 136 orang dan ratusan orang luka-luka.

Meski kompetisi sepak bola Indonesia kembali bergulir namun masih ada beberapa syarat ketat yang harus dipenuhi.

Misalnya pertandingan masih tanpa penonton dan digelar dengan menggunakan sistem bubble alias terpusat.

Adapun lokasinya adalah Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Sultan Agung (Bantul), Stadion Moch Soebroto (Magelang) dan Stadion Manahan Solo (Solo).

Keputusan ini sempat menuai kontroversi karena setidaknya proses hukum tragedi Kanjuruhan belum selesai dilakukan.

Lalu transformasi PSSI dalam bentuk kongres luar biasa dan pergantian pengurus PSSI maupun para Exco sebagaimana direkomendasikan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) belum dilaksanakan.

Terlepas dari itu keputusan ini membuat sebagian masyarakat senang.

Sebab panggung hiburan rakyat kembali hadir di tengah-tengah kegilaan masyarakat atas si kulit bundar.

Selain bakal disuguhkan aksi ciamik pesepak bola se-jagat melalui Piala Dunia 2022 di Qatar, aksi lapangan hijau pemain lokal juga menjadi salah satu hiburan yang ditunggu.

Apalagi lebih kurang hampir dua bulan kompetisi profesional sepak bola Indonesia dihentikan.

Tanpa ada kompetisi, sepak bola di Indonesia ibarat mati karena dihentikan sejak awal Oktober baru berjalan 11 pertandingan.

Pemain dan klub pun jadi bingung akan kelanjutan Liga, sehingga hal yang bisa mereka lakukan hanya berlatih dan uji tanding tanpa harus disaksikan para suporter.

Dengan hadirnya kembali Liga 1, sepak bola Indonesia pun kembali bergairah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved