Tajuk

Sertifikat Lahan Transmigrasi

pentingnya transmigrasi untuk mendukung pembangunan industrialisasi di luar Pulau Jawa.

Editor: Eka Dinayanti
Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
SERTIFIKAT - Menteri ATR_BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat program PTSL kepada perwakilan warga Tala pada acara puncak peringatan Hari Jadi Ke-57 Kabupaten Tala, Senin (5/12/2022) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - HARI Bakti Transmigrasi diperingati di Indonesia tiap 12 Desember.

Tahun ini merupakan yang ke-72, terhitung sejak dimulainya penyelenggaraan transmigrasi pada 12 Desember 1950.

Pada transmigrasi pertama itu, sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) atau 98 jiwa diberangkatkan ke Lampung (23 KK) dan ke Lubuk Linggau (2 KK).

Istilah transmigrasi pertama kali dicetuskan oleh Presiden Soekarno pada 1927.

Wakil Presiden Mohammad Hatta dalam Konferensi Ekonomi di Kaliurang, Yogyakarta, 3 Februari 1946, kemudian menyebutkan pentingnya transmigrasi untuk mendukung pembangunan industrialisasi di luar Pulau Jawa.

Di Kalimantan Selatan, ada beberapa daerah tujuan transmigrasi.

Di antaranya Kabupaten Baritokuala (Batola), Tapin dan Tanahlaut.

Berdasar data pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tanahlaut, sejak 1953 hingga 2008, ada sebanyak 12.227 kepala keluarga (KK) atau 49.978 jiwa yang tersebar di beberapa kecamatan.

Seiring waktu, selain keberhasilan, banyak juga kegagalan pada program ini.
Bahkan menimbulkan persoalan pada kepemilikan tanah yang digarap.
Terlebih ketika mafia tanah beraksi.

Pemerintah pusat memang punya program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang juga dijalankan pemerintah daerah sejak 2018.

Dan sejauh ini terbilang berhasil, terutama di Kabupaten Tanahlaut.

Pada 2021 diselesaikan sebanyak 2.500 bidang sertifikat tanah program PTSL dan telah dibagikan kepada masyarakat.

Kemudian pada 2022 ini dari target 10 ribu bidang sertifikat tanah, juga telah dituntaskan dan siap diserahkan kepada warga.

Pada 2022 ini Pemkab Tala melakukan inovasi melalui kerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN) Pelaihari dan Kantor Pertanahan Tala yaitu program kolaborasi Layanan Penunjang Penyelesaian Masalah Bidang Tanah Eks Transmigrasi (Kijang Mas Tala) yang didukung aplikasi integrated services digital network atau ISDN.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved