Kampusiana

Dosen Uniska Banjarmasin Dorong Mahasiswa Terbitkan Buku 1 Hari 2 Lembar

Dosen FKM Uniska Banjarmasin melihat kondisi zaman sekarang masyarakat khususnya mahasiswa mulai meninggalkan budaya membaca dan menulis.

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Eka Dinayanti
Norfai untuk BPost
Norfai (kiri) Buku-buku tulisan Norfai yang sudah diterbitkan (kanan). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi digital menjadi lebih mudah diakses dimanapun, sehingga membuat budaya masyarakat beralih ke gadget ketimbang membaca buku.

Hal ini disadari oleh seorang Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin, Norfai.

Dirinya mengungkapkan, melihat kondisi zaman sekarang ini, masyarakat khususnya mahasiswa mulai meninggalkan budaya membaca dan menulis.

"Masih sedikitnya mahasiswa yang mau membaca, padahal membaca buku ini merupakan kunci kesuksesan," katanya, Selasa (13/12/2022).

Baca juga: Wakili Almarhumah Anaknya di Wisuda ke-44 Uniska MAB, Syahnur Tak Mampu Bendung Air Mata

Baca juga: Hari Kedua Wisuda ke-44 Uniska MAB, Seorang Wisudawan Menggunakan Kursi Roda saat Pengukuhan

Di samping itu, selama beberapa tahun menjadi dosen, dirinya mempunyai usaha yang lebih dalam mengabdi dengan menulis buku di tiap tahunnya untuk diajarkan kepada para mahasiswa di kelas.

Tujuan dalam pembuatan buku tiap tahunnya agar mahasiswa mampu memahami dengan baik terhadap materi yang disampaikan.

"Hal ini untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa pentingnya menulis dan membiasakan budaya membaca buku," ucapnya.

Di samping itu lanjutnya, ada beberapa hal yang harus ditekuni dalam hal kepenulisan, yakni menguatkan niat, sering mengikuti sebuah pelatihan, seminar maupun webinar dalam menulis yang baik dan benar, menentukan jenis buku yang ditulis seperti fiksi maupun nonfiksi, memberikan target terhadap diri sendiri seperti satu hari dua lembar.

"Targetnya itu tergantung sesuai kemampuan si penulis, kalau mampu nya sehari 2 lembar ya silakan, atau sehari 5 lembar. Dan pastinya harus dilakukan secara konsisten," ungkapnya.

Norfai menambahkan, jika ia tidak melaksanakan target dalam sehari untuk menulis, maka ia berkomitmen untuk membuat sanksi untuk dirinya, sehingga itulah yang membuat Norfai selalu termotivasi untuk terus menulis walaupun banyak rintangan yang harus dihadapi.

Norfai berharap, agar kiranya para mahasiswa bisa lebih sering membiasakan budaya membaca guna menggali pengetahuan dan wawasan yang luas.

"Bukan hanya sibuk dengan hpnya sendiri, nge scroll-scroll yang tidak perlu, namun bisa lebih sering membaca buku untuk menambah literasi," tuturnya.

Sekedar diketahui, isi buku yang diterbitkan oleh Norfai yakni tentang program statistik seperti Metodologi Penelitian, Statistik Non Parametrik Bidang Kesehatan, Aplikasi Program IBM SPSS, Aplikasi Program Stata, dan Tips and Trick Karya Tulis Ilmiah.

( Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

  • Berita Terkait :#Kampusiana
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved