Liburan Natal dan Tahun Baru

Puncak Penerbangan Libur Natal dan Tahun Baru Diprediksi Jumat 30 Desember

beberapa hari ini sudah terlihat peningkatan penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin.

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Penumpang Pesawat 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Syamsuri (49) warga Banjarmasin tengah siap-siap terbang ke Surabaya.

Dia sudah booking tiket secara online.

Bapak dua anak itu dapat harga Rp 950 ribu.

“Harga segitu saya dapat untuk penerbangan Super Air Jet pada Kamis (29/12),” katanya.

Syamsuri mau liburan ke Jawa setelah mendapat cuti dari kantornya sebuah bank swasta di Banjarmasin.

“Mumpung akhir tahun bisa jenguk keluarga di Madiun,” kata Syamsuri.

Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Ahmad Zulfian Noor, Selasa, memprediksi puncak penerbangan pada momen Nataru 2022 terjadi pada Jumat 30 Desember dengan perkirakan dengan total 8.004 penumpang.

Pada tanggal yang sama juga diprediksi menjadi puncak arus balik dengan 3.657 penumpang.

Menurut Zulfian, beberapa hari ini sudah terlihat peningkatan penumpang.

Baca juga: Geliat Bisnis Pengusaha Travel di Kalsel Terimbas Liburan Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Liburan Natal dan Tahun Baru, Penumpang Pesawat Tak Wajib PCR dan Antigen, tapi Wajib Ini

Rata-rata 30 persen kenaikannya dibanding November 2022.

Sementara belum ada maskapai yang yang mengajukan penerbangan ekstra.

“Saat ini rata-rata pergerakan pesawat datang dan berangkat per hari sebanyak 64. Sedangkan penumpang datang dan berangkat rata rata delapan ribuan,” urai Zulfian.

Mengenai harga tiket, menurut Zulfian, bergantung kebijakan masing-masing maskapai.

“Untuk harga tiket karena musim fix season maka biasanya mereka (maskapai) menerapkan harga batas atas,” jelasnya.

Untuk mengamankan lalu lintas udara melalui Bandara Syamsudin Noor, menurut Zulfian, pihaknya akan membuka Posko Terpadu bekerja sama dengan stakeholder terkait seperti TNI, Polri, BMKG dan Basarnas memastikan keamanan.

Sementara mengenai pengamanan lalu lintas darat, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel M Fitri Hernadi mengaku sudah mendirikan beberapa Posko bersama Polda Kalsel, KSOP Kelas 1 Banjarmasin di terminal Pelabuhan Trisakti dan di Terminal Pal 17 Gambut.

Untuk ketersediaan armada, menurut Fitri, terus dipantau.

“Apabila memang memerlukan tambahan untuk mengatasi lonjakan akan segera dioperasikan di lapangan,” kata dia. ( BPost Cetak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved