Tajuk

Tetap Waspada Covid-19

Bagi sebagian masyarakat wacana penghentian PPKM ini disambut dengan begitu antusias.

Editor: Eka Dinayanti
Capture Yotube BPost
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan akan mencabut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena kasus Covid-19 trennya terus menurun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - SINYALEMEN Presiden Joko Widodo akan menghentikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mendadak menjadi pembicaraan hangat di ruang publik.

Bagi sebagian masyarakat wacana penghentian PPKM ini disambut dengan begitu antusias.

Terlebih, menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Terakhir, perpanjangan PPKM Level 1 itu dituangkan dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2022 untuk PPKM Jawa dan Bali yang berlaku mulai 8 November sampai dengan 21 November 2022.

Sedangkan, Inmendagri Nomor 48 Tahun 2022 untuk PPKM di Luar Jawa dan Bali berlaku mulai 8 November sampai dengan 5 Desember 2022.

Bagi masyarakat awam, meski saat ini pemerintah tengah memberlakukan kebijakan PPKM Level 1, namun kenyataan di lapisan masyarakat kebijakan ini seolah tak lagi dirasakan.

Protokol kesehatan, tak lagi sepenuhnya berjalan.

Tak ada screening pengukuran suhu tubuh di tempat-tempat umum, masker tak lagi dikenakan, jaga jarak tak lagi jadi perhatian, jam kantor maupun sekolah tak lagi dibatasi membuat suasana kehidupan masyarakat terasa normal seperti sedia kala.

Meredanya, Pandemi Covid-19 memang tak dipungkiri membuat masyarakat seolah lupa dengan invansi Covid-19 yang membuat ratusan ribu warga di Indonesia meninggal dunia.

Terakhir 22 Desember 2022, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 6.712.826.

Meninggal dunia sebanyak 160.466, sembuh 6.527.952 serta Kasus aktif 24.408.

Meski virus ini masih menyerang, namun melemahnya dampak serangan yang ditimbulkan dari varian turunan Covid-19 membuat keberadaan Covid-19 seolah tak lagi terasa di masyarakat.
Terlebih, pemerintah gencar melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

Wacana Presiden Jokowi menghentikan PPKM tentunya diharapkan bisa menjadi stimulan untuk semakin mendorong percepatan pemulihan perekonomian rakyat.

Namun, pemerintah terkait dengan kebijakan ini juga harus melihat terlebih dulu indikator-indikator sesuai dengan ketentuan nasional dan internasional yang telah menjadi acuan.
Kalaupun kebijakan PPKM ini benar-benar dihapus, kewaspadaan terhadap bahaya Covid-19 tetap harus dijaga.

Vaksinasi tetap harus dilanjutkan. Begitu pula, protokol kesehatan juga tetap harus diperhatikan.

Imbauan masyarakat untuk meningkatkan imun tubuh dengan rajin berolahraga pun harus gencar disosialisasikan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved