Bumi Saijaan

Dana Bagi Hasil Pajak Berdampak Positif pada Pelaksanaan Pembangunan di Kabupaten Kotabaru

Target Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak yang ditetapkan Pemerintah Kotabaru Rp 115.820.224.231, sampai akhir Desember 2022 terhimpun Rp 184.136.790.950.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
Dok BPost
Kepala Bapenda Kotabaru H Akhmad Rivai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dipungut Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ke Pemerintah Kabupaten Kotabaru sebelum akhir Tahun Anggaran 2022.

Dampaknya, dinilai cukup positif kepada pembiayaan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kotabaru.

Dampak positif DBH bagi Kabupaten Kotabaru, pajak dipungut meliputi beberapa item, yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Kemudian, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAT), dan Pajak Rokok.

Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Kotabaru H Akhmad Rivai yang belum lama tadi berkunjung ke Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Kotabaru yang merupakan UPT Badan Pengelola Keuangan Provinsi Kalsel.

Baca juga: Rincian Harga Emas Antam Senin 26 Desember 2022, Termurah  Rp 573.000 dan Termahal Rp 979.087.000

Baca juga: Harga Minyak Goreng Senin 26 Desember 2022 di Alfamart dan Indomaret, Buruan Jangan Sampai Kehabisan

Baca juga: Promo Hypermart Senin 26 Desember 2022, Buruan Belanja Keperluan Sehari-hari Lebih Irit

"Kedatangan ke UPPD Kotabaru membangun sinergitas dan koordinasi terkait peningkatan dan optimalisasi pajak daerah yang dipungut Pemprov Kalsel," jelas Rivai, Senin (26/12/2022).

Menurut dia, target DBH Pajak yang dipungut sebagaimana dialokasikan dalam Perda Kabupaten Kotabaru Nomor 13 Tahun 2021 tentang APBD Tahun Anggaran 2022 dan Perda Kabupaten Kotabaru Nomor 15 Tahun 2022 tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 dialokasikan sebesar sebesar Rp 115.820.224.231,00, awal Desember sebesar Rp 184.136.790.950,00 atau 158,99 persen.

Rivai merincikan capaian DBH meliputi beberapa item. Untuk Pajak Kendaraan Bermotor ditargetkan sebesar Rp 9.114.749.727,00 terealisasi sebesar Rp 13.630.123.015,00 (149,54 persen).

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ditargetkan sebesar Rp 14.340.088.231,00 terealisasi sebesar Rp 14.760.781.589,00 (102,93 persen).

Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang ditargetkan sebesar Rp 81.422.306.322,00 terealisasi sebesar Rp 140.928.193.517,00 (173,08 persen).

Baca juga: Lowongan PPPK Tenaga Teknis di BNPT, Dicari 100 Formasi, Berikut Cara Daftarnya dan Syaratnya

Baca juga: Promo Indomaret Senin 26 Desember 2022, Belanja Beragam Produk  Murah dan Irit Jelang Akhir Tahun

Baca juga: Promo Alfamart Senin 26 Desember 2022, Banyak Diskon, Camar 2L Rp 26.900, Walls Beli 2 Gratis 1

Pajak Air Permukaan yang ditargetkan sebesar Rp 214.113.291,00 terealisasi sebesar Rp 262.237.625,00 (122,52 persen). Pajak Rokok yang ditargetkan sebesar Rp 10.728.966.660,00 terealisasi sebesar Rp 14.555.355.204,00 (135,66 persen).

Menyikapi penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah yang diterapkan pada 1 Januari 2024, selain pajak daerah dipungut oleh Pemerintah Provinsi juga ditambah Pajak Alat Berat dan Opsen Mineral Bukan Logam dan Batuan.

Untuk itu dalam upaya peningkatan optimalisasi pajak daerah perlu saling berkoordinasi dan bersinergi Bapenda Kotabaru dengan UPPD Kotabaru baik dalam hal sosialisasi maupun monitoring dan pengawasan bersama kepada wajib pajak.

(AOL)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved