Erupsi Anak Krakatau

Gunung Api Anak Krakatau Erupsi Semburkan Abu Vulkanik, Radius 5 KM Bebas Aktivitas Warga

Gunung api Anak Krakatau erupsi menyemburkan abu vulkanik hingga 3.000 meter. Radius 5 km diingatkan bebas aktivitas warga.

Tayang:
Editor: M.Risman Noor
Dok CCTV Pos Pantau
Gunung Anak Krakatau saat erupsi pada Jumat (22/4/2022) sekitar pukul 02.37 WIB. Hari ini Rabu 4 Desember 2023, erupsi kembali terjadi pada pukul 15.09 WIB. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gunung api Anak Krakatau erupsi menyemburkan abu vulkanik hingga 3.000 meter. Radius 5 km diingatkan bebas aktivitas warga.

Erupsi terjadi pada Rabu (4/1/2023) pukul 15.09 WIB.

Status anak Gunung Krakatau mencapai level Siaga III.

Laporan di laman Magma Indonesia oleh petugas pemantau, Ade Yasser Akhmad Purwata mengatakan Abu vulkanik yang disemburkan teramati bergerak ke arah timur.

Baca juga: Meriahkan Pasar Rakyat, DKD Batola Tampilkan Dramatisasi Puisi

Baca juga: Terdengar Ledakan Saat Pekerja di Palangkaraya Tersengat Listrik, Beruntung Korban Bisa Diselamatkan

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 04 Januari 2023 pukul 15.09 WIB. Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 3.000 m di atas puncak (kurang lebih 3.157 m di atas permukaan laut)."

"Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung," tulis Ade dalam laporannya.

Ade pun mengimbau kepada masyarakat hingga pendaki untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah gunung Anak Krakatau.

Sedangkan pada laporan sebelumnya, Ade menyebut terjadi letusan dengan semburan abu vulkanik mencapai ketinggian 100 meter dengan warna kelabu serta intensitas tebal ke arah timur.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 20 detik," lapor Ade.

Hingga kini, masih berdasarkan pantauan dari laman Magma Indonesia, status anak Gunung Krakatau mencapai level Siaga III.

Level Tingkat Aktivitas Gunung Api

Level tingkat aktivitas gunung api terbagi menjadi empat yaitu Level I (normal), Level II (Waspada), Level III (Siaga), dan Level IV (Awas).

Untuk selengkapnya berikut penjelasan dari tiap level terkait tingkat aktivitas gunung api.

Baca juga: VIDEO Heboh Banget Kelompok Pemeras Berpakaian Rapi Main Tuduh Korbannya Berselingkuh

Level I (Normal)

Hasil pengamatan visual dan instrumental fluktuatif tetapi tidak memperlihatkan peningkatan aktivitas yang signifikan.

Level II (Waspada)

Hasil pengamatan visual dan instrumental mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas.

Pada beberapa gunung api dapat terjadi erupsi.

Level III (Siaga)

Hasil pengamatan visual dan instrumental memperlihatkan peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.

Level IV (Awas)

Hasil pengamatan visual dan instrumental teramati mengalami peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.

Berdasarkan penjelasan di laman Magma Indonesia, tidak ada gunung api yang mencapai level IV.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved