Religi

Qoriah Disawer Saat Membaca Alquran Viral di Medsos, Berikut Tanggapan Buya Yahya

Beberapa waktu belakangan viral seorang qoriah yang tengah membaca Ayat Suci Alquran disawer dihadapan banyak orang. Buya Yahya berikan tanggapannya.

Penulis: Mariana | Editor: Achmad Maudhody
Youtube Al-Bahjah TV
Beberapa waktu belakangan viral seorang qoriah yang tengah membaca Ayat Suci Alquran disawer dihadapan banyak orang. Buya Yahya berikan tanggapannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pendakwah Buya Yahya memberi tanggapan terkait qoriah atau ustadzah yang disawer kala membaca Alquran dan kini viral di sosial media.

Rupanya, dibalik tindakan tak etis yang dikecam banyak pihak itu, Buya Yahya justru memberikan pandangan sisi positif dari orang-orang yang menyawer tersebut.

Baru-baru ini viral di media sosial seorang qoriah yang mendapat saweran ketika dirinya membaca ayat suci Alquran.

Qoriah tersebut bernama Nadia Hawasy, ia pun buka suara tentang perlakuan itu dan merasa tidak dihargai.

Buya Yahya menerangkan, dalam segala hal hendaknya tidak menutup mata adanya hal positif, jika ada sisi negatif maka negatifnya saja yang dibuang, sisi positifnya tetap dipertahankan.

"Kalau dipangkas semuanya sisi negatif beserta positifnya adalah tidak bijak, yang kami pahami adalah budaya sawer, ada suatu tempat yang menjadikan sawer menjadi suatu kebiasaan," terang Buya Yahya dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Tanggapan Buya Yahya dari tradisi sawer tersebut yakni orang bersedekah membagi-bagikan kebaikan kepada orang lain, hal ini bernilai kebaikan.

Bagi yang hobi sawer, Buya Yahya justru mengimbau agar tidak menghentikan perilaku yang bernilai sedekah itu, namun cara yang dilakukan harus diubah.

Orang yang menyawer sama dengan bersedekah, ini berarti sudah memiliki uang yang banyak.

Namun, Buya Yahya menyerukan agar bersedekah dengan cara yang lebih hebat lagi, caranya adalah menghormati orang yang diberi.

Baca juga: Ceramah Buya Yahya Mengenai Puasa Rajab, Simak Penjelasan Menurut 4 Mazhab

Baca juga: Syarat Meninggalkan Shalat Jumat Bagi Musafir, Buya Yahya Beri Penjelasan

"Ketika kita bersedekah kepada seseorang, seolah-olah tangan kita di atas, sebetulnya tangan orang itu yang di atas pada akhirnya, karena kita hanya memberi rupiah, namun karena itu kita mendapat pahala yang tinggi dari Allah," terang Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan, maka hormati orang yang kita beri sedekah dan tak sepatutnya menghina atau merendahkan orang tersebut.

Termasuk dalam memberi sedekah itu, maka menggunakan cara yang santun dan terhormat.

"Kadang ada orang yang memiliki jiwa mulia, terdidik untuk tidak meminta-minta sehingga jika diberi maka merasa tidak enak, jika dikasih duit di hadapan orang seperti direndahkan, ada orang yang semacam itu, terlebih ustadzah atau qoriah," papar Buya Yahya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved