Penambahan Kuota Haji

Angin Segar bagi Penyedia Jasa Perjalanan Haji dan Umrah di Kalsel

Saridi mempunyai beberapa paket haji seperti haji khusus (ONH Plus) yang masa tunggunya tujuh tahun dan haji tanpa antre

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Saridi MM, Ketua FK PATUH (Forum Komunikasi Penyelenggara Travel Umroh dan Haji) Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kembali normalnya kuota haji Indonesia pada 2023 disambut baik kalangan perusahaan penyedia jasa perjalanan haji dan umrah di Kalsel.

“Bagi yang sudah menunggu dalam waktu panjang, insya Allah dapat kesempatan,” kata Nanan dari Amelia Travel, Senin (9/1).

Namun tahun ini, Nanan mengatakan perusahaannya tidak membuka layanan haji plus.

Sedangkan Direktur PT Wahyu Titian Insani, Saridi, mengaku sedang mengumpulkan jemaah.

“Tentunya hal ini sangat menggembirakan bagi calon haji dan alhamdulillah kami dalam proses pengumpulan jemaah,” ujar Ketua Foruk Komunikasi Penyelenggara Travel Umrah dan Haji (FK Patuh) Kalsel ini, Jumat.

Baca juga: Kuota Haji Indonesia 2023 Sebanyak 221.000, di Kalsel Sekitar 130.185 dengan Masa Tunggu 36 Tahun

Saridi mengaku mempunyai beberapa paket haji seperti haji khusus (ONH Plus) yang masa tunggunya tujuh tahun dan haji tanpa antre.

“Kuota haji khusus sudah ditentukan pemerintah Indonesia. Sedang haji tanpa antre tidak diatur oleh pemerintah. Ada alokasi sendiri,” terangnya.

Bagi mereka yang masih muda bisa memilih haji reguler yang masa tunggunya hampir 40 tahun.
Sedangkan mereka yang punya uang bisa memilih haji khusus dengan masa tunggu tujuh tahun.

“Bagi yang tajir, tidak perlu menunggu lama, tidak perlu antre, namun biayanya relatif lebih mahal. Tapi itu tergantung dari kemampuan masing-masing,” pungkasnya. (BPost Cetak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved