Tabalong Terdepan

Bupati Tabalong Minta Kepala OPD Realisasi Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas

Bupati Tabalong menandatangani perjanjian kinerja dan pakta integritas dengan seluruh Kepala OPD

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani dan Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi menyaksikan penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas di Pendopo Bersinar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabalong untuk realisasi perjanjian kinerja dan Pakta integritas tahun 2023.

Hal itu disampaikan oleh H Anang pada Rapat Kordinasi Bulanan Pemerintah Kabupaten Tabalong, Penandatangan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2023 di Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Selasa (10/1/2023).

Pada pertemuan tersebut, Bupati Tabalong menandatangani perjanjian kinerja dan pakta integritas dengan seluruh Kepala OPD dan disaksikan oleh Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi.

Kata H Anang, selama ini pakta integritas lebih didominasi dengan fungsi formalitas.

Namun di tahun 2023 ini, ia menegaskan agar janji tentang komitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut didominasi realitas.

Ia juga meminta kepada Sekda Pemkab Tabalong, H Abdul Muthalib Sangadji bersama tim, untuk melakukan evaluasi sebagaimana pelaksanaan anggaran.

Selain itu, pelaksanaan evaluasi dilakukan setelah kegiatan kinerja dan pakta integritas berjalan.

"Saya ingin seluruh kepala OPD menjabarkan pakta integritas ini dalam rencana nyata, dan sepakat serapan anggaran di atas 50 persen pada enam bulan pertama," kata H Anang Syakhfiani.

Pimpinan wilayah berjuluk Banua Saraba Kawa ini juga menyarankan agar OPD mengutamakan lelang pada kegiatan yang memiliki anggaran besar.

Sehingga saat akhir tahun tidak lagi dalam situasi terdesak.

Di akhir acara, ia juga berpesan agar jajaran OPD selalu merawat konsistensi dan kontinuitas.

Dimana ada tiga hal yang harus dilakukan, yakni meningkatkan kecepatan kinerja, inovasi yang bisa terlaksana dari kolaborasi pimpinan dan staf serta marketing komunikasi yang erat kaitannya dengan upaya mencapai target kinerja yang sudah ditetapkan. (aol)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved