Penambahan Kuota Haji

Saudi Prioritaskan Indonesia untuk Kuota Tambahan

Indonesia adalah negara penting bagi Saudi, akan selalu mendapatkan prioritas memperoleh kuota haji tambahan

Editor: Eka Dinayanti
Capture Youtube BPost
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah, menyepakati kuota haji 1444 H/2023. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Usai menandatangani kesepakatan penambahan kuota haji, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pemerintah Indonesia dan Saudi juga mengatur pendaratan pesawat di Jeddah dan Madinah, serta beberapa kebijakan terbaru terkait pelayanan haji.

“Sesuai kesepakatan, tahun ini sudah tidak ada pembatasan usia jemaah haji. Artinya, jemaah 65 tahun ke atas juga dapat berangkat haji tahun ini,” lanjutnya.

Sedangkan Menteri Tawfiq mengaku sangat senang bisa memberikan tambahan kuota jemaah haji Indonesia.

Baca juga: Angin Segar bagi Penyedia Jasa Perjalanan Haji dan Umrah di Kalsel

Baca juga: Menanti 10 Tahun, Pasutri Lansia di Banjarmasin Berharap Bisa Berangkat Haji Tahun Ini

Baca juga: Kalsel Prioritaskan Calon Jemaah di Atas 65 Tahun dan Lunas Biaya Haji Berangkat Tahun Ini

Menurutnya, Indonesia adalah negara penting bagi Saudi.

Namun, lanjut Tawfiq, negaranya tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan jemaah.

“Kenyamanan dan keselamatan ini prioritas. Namun saya katakan, Indonesia akan selalu mendapatkan prioritas dalam memperoleh kuota tambahan,” tuturnya. ( BPost Cetak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved