Ekonomi dan Bisnis

Pengurus Hipmikindo Kalimantan Selatan Dikukuhkan, Gandeng Diaspora untuk Perluas Pemasaran

Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo) Kalsel akan perluas pasar ke luar negeri dengan melibatan diaspora sebagai agen pemasaran.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Hipmikindo Kalsel) di Gedung Mahligai Pancasila, Kota Banjarmasin, Selasa (17/1/2023). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo), Dr Syahnan Phalipi, melantik pengurus di Kalimantan Selatan masa bakti sampai 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Kota Banjarmasin, Kalsel, Selasa (17/1/2023) siang. 

Total ada 33 orang yang menjadi pengurus Hipmikindo Kalsel. Sedangkan yang menjadi ketuanya adalah Sujipto. 

 Ketua Panitia dan Wakil Ketua I DPD Hipmikindo Kalsel, H Adam Nugraha Wiradhana. mengatakan, total 33 orang pengurus yang dilantik. Termasuk tim penasihat, dewan pengawas serta dewan pakar. 

Dirinya berharap, dengan dikukuhkannya pengurus Hipmikindo Kalsel ini, maka bisa menjadi pusat untuk pertumbuhan UMKM di Indonesia. 

Baca juga: Realisasi DAK Fisik Pemkab HSU Capai 77,34 Persen, KPPN Tanjung Berharap Bisa Ditingkatkan

Baca juga: Sambut Tahun Baru Imlek 2023, Informa Banjarmasin Geber Berbagai Promo Furniture

Baca juga: Menjaga Ketersediaan Pangan di Kalsel, PT Bangun Banua Awasi Produksi Beras Petani

Selain itu, dijelaskannya, produk yang dihasilkan oleh UMKM Kalsel, utamanya untuk keperluan di dalam negeri. 

"Menurut analisis kami, UMKM seharusnya menguatkan diri. Setidaknya untuk keperluan dalam negeri. Jadi kalau ada produk kita, utama didulukan dalam negeri," katanya. 

Dengan begitu, produk dalam negeri sudah dimiliki potensi dalam negeri. Dijelaskannya, hasil UMKM bisa ditingkatkan untuk ekspor untuk negara Asean.

Namun, perizinannya juga sulit. Cara satu-satunya, yakni mengikuti standar nasional.

"Saya sudah berkali-kali ingin melakukan ekspor, benar-benar tidak gampang. Karena, belum tentu orang percaya," imbuhnya 

Baca juga: Pasar Murah Jelang Haul ke-18 Guru Sekumpul Digelar, Daging Ayam Langsung Ludes Terjual

Baca juga: Stok Beras di HST Aman, Bulog Barabai Minta Masyarakat HST Tidak Khawatir

Baca juga: Perbankan Wajib Penuhi Modal Inti Minimal Rp 3 Trilyun, OJK : Ini Permodalan Bank Kalsel di 2022

Nah untuk membuat orang percaya, ia berharap diaspora yang berada di luar Indonesia bisa menjadi agen produk UMKM Kalsel

"Dimana mereka berada, maka bisa menjadi agen. Orang Indonesia dimana pun, buka pasarnya di sana. Kami juga sudah membicarakan hal ini dengan ketua diaspora. Semoga, rencana ini berhasil," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved