Ancaman Sanksi bagi Oknum Petugas Lapas Terlibat Narkoba di Kalsel, Akan Dikirim ke Nusakambangan

Kanwil Kemenkumham Kalsel dengan tegas akan memberikan sanksi apabila ada oknum petugas yang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba

Editor: Eka Dinayanti
Kanwil Kemenkumham Kalsel
Razia lapas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - MASUKNYA narkoba ke dalam lingkungan lapas maupun rutan, tidak dipungkiri juga bisa terjadi karena adanya andil oknum petugas di lapas maupun rutan.

Dan apabila ada oknum petugas yang terbukti membantu atau bahkan ikut terlibat dalam jaringan narkoba, Kanwil Kemenkumham Kalsel dengan tegas akan memberikan sanksi.

"Kalau ada oknum yang nakal dan terbukti melakukan pelanggaran ini maka akan dipecat, dan contohnya juga sudah banyak. Makanya jangan coba-coba dan ini juga sebagai efek jera agar tidak ada lagi oknum yang seperti itu," katanya.

Tidak hanya sekadar memberikan sanksi, Faisol Ali membeberkan pihaknya pun akan memberikan penghargaan bagi petugas yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba.

Baca juga: Hampir 70 Persen Narapidana di Lapas dan Rutan Kalsel Terlibat Perkara Narkoba

"Jadi kami akan memberikan penghargaan juga kepada petugas yang sudah berhasil dalam upaya mencegah masuknya narkoba ke lapas dan rutan," jelasnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel, Sri Yuwono membeberkan bahwa pihaknya pun selalu bersinergi dengan aparat penegak hukum.

"Kami persilakan aparat hukum untuk memprosesnya. Dan kalau memang terbukti salah maka akan copot baju (dipecat,red)," jelasnya.

Tidak hanya itu, Sri Yuwono menambahkan sanksi lainnya pun juga akan diberikan yakni dengan mengirim oknum yang terbukti melakukan kesalahan ini ke Lapas Nusakambangan.

"Di tahun 2022 sudah ada beberapa yang kami kirim ke Nusa Kambangan. Ini sebagai contoh, agar tidak ada lagi oknum yang main-main," pungkasnya.(BPost Cetak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved