News Update

VIDEO Kemenag Sebut Biaya Haji 2023 Masih Belum Final,  Paling Lambat Ditetapkan 14 Februari

Kenaikan biaya haji 2023 sebesar Rp 69 juta untuk setiap jemaah masih belum final.

Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kenaikan biaya haji 2023 sebesar Rp 69 juta untuk setiap jemaah masih belum final.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief menyebut usulan itu masih akan dibahas bersama Komisi VIII DPR.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB Marwan Dasopang menyebut keputusan final soal biaya haji 2023 ditetapkan paling lambat 14 Februari.

Menurutnya, pembahasan biaya haji harus segera selesai sebab calon jemaah perlu waktu untuk pelunasan.

Kemenag sebelumnya mengusulkan BPIH 2023 sebesar Rp 98,89 juta per jemaah dengan skema pendanaan 30 persen dari manfaat dana haji dan 70 persen dari jemaah haji.

Skema ini mengakibatkan calon jemaah harus membayar biaya haji sebesar Rp69 juta. Angka ini jauh melampaui biaya haji yang dibayarkan pada 2022.

Tahun lalu, calon jemaah 'hanya' membayar Rp39,8 juta sebab proporsi dana manfaat haji lebih besar yakni 59,46 persen.

Mengenai kabar biaya paket haji di Arab Saudi turun, Hilman membenarkan hal itu.

Arab Saudi memang menurunkan biaya paket layanan haji 1444 H sekitar 30 persen dari harga di 2022. Namun dijelaskan Hilman, yang diturunkan oleh Pemerintah Arab Saudi adalah paket layanan haji.

Paket itu adalah layanan dari 8-13 Zulhijjah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau yang biasa disebut juga dengan Armuzna atau Masyair. (Tribun-video.com)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved