Berita Balangan

Genjot Sektor Pariwisata Balangan, Tahun 2023 Pemkab Bangun Akses Jalan Menuju Air Terjun Batarius

Demi mengoptimalkan pariwisata di Balangan, Tahun 2023 Pemkab berencana membangun akses jalan menuju Air Terjun Batarius di Desa Mamigang, Halong.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Achmad Maudhody
Dispora Kabupaten Balangan untuk BPost
Pembangunan gazebo di Dusun Jajanang Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel. Demi mengoptimalkan pariwisata di Balangan, Tahun 2023 Pemkab berencana membangun akses jalan menuju Air Terjun Batarius di Desa Mamigang, Halong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN – Sektor pariwisata di Kabupaten Balangan terus dikembangkan.

Tahun 2023 ini Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan tengah fokus meningkatkan sarana dan infrastruktur untuk menuju objek wisata Air Terjun Batarius di Desa Mamigang, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel.

Mempersiapkan objek wisata Air Terjun Batarius agar lebih mudah diakses wisatawan, Pemkab Balangan berencana membangun jalan menuju lokasi tersebut.

Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Balangan juga akan melakukan pembangunan sarana pendukung.

Kepala Dispora Balangan, Akhriani mengatakan, tahun 2022 lalu sudah mulai dilakukan pembangunan sarana seperi gazebo dan di Tahun 2023 akan dilanjutkan.

“Sediakan anggaran miliaran untuk pembangunan sarana pendukung dan untuk pembangunan jalan dari Dinas PU serta bekerjasama dengan TNI melalui progam TMMD,” ujarnya.

Pembangunan gazebo di Dusun Jajanang Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel 2
Pembangunan gazebo di Dusun Jajanang Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel

Ada 17 spot yang menarik dan ditemui saat menuju ke objek wisata Air Terjun Batarius, setidaknya ada tiga riam dan simpang tiga yang menyajikan pemandangan alam yang indah.

Baca juga: Hore 1.500 Siswa SD dan SMP di Balangan Bakal Dapat Beasiswa, Penyaluran dimulai Juni 2023

“Kami juga membangun gazebo serta toilet di Dusun Jajanang, dimana lokasi ini menjadi pemberhentian bagi warga yang ingin mengunjungi Air Terjun Batarius,” ujarnya.

Dengan pembangunan ini diharapkan bisa turut mengembangkan potensi dan peluang bagi masyarakat di sekitar objek wisata, baik UMKM maupun aspek sosial-budaya.

Mengenai status hutan yang merupakan hutan produksi, Akhriani mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Balangan dan Provinsi Kalsel untuk mendapatkan rekomendasi dalam pembangunan yang dilakukan.

( Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Berita Terkait :#Berita Balangan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved