Berita Tabalong
Rumah Beserta Isinya Hangus Terbakar, Warga Tabalong Ini Tidak Tahu Api Mulai Membakar Kediamannya
Api besar menyala menghanguskan rumah Banhar di Desa Marindi Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, pada Senin (13/2/2023) malam
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Ekspresi sedih bercampur bingung begitu nampak di wajah Warga Tabaong, Banhar (60) saat melihat puing-puing sisa kebakaran yang melalap habis tempat tinggalnya, Selasa (14/2/2023).
Api besar menyala menghanguskan rumah Banhar di Desa Marindi Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, pada Senin (13/2/2023) malam.
Saat itu, ia bersama sang istri tidak menyadari adanya api membesar, padahal keduanya sedang berada di dalam rumah.
Rupanya, api terlihat dari luar bangunan oleh warga setempat yang langsung memberitahukan kepada Banhar bahwa rumahnya terbakar.
Baca juga: Jago Merah Mengamuk Dinihari, Tiga Rumah di Desa Datu Kuning HSU Hangus Terbakar
Baca juga: Bengkel Las Deco di Basirih Banjarmasin Terbakar, Dua Unit Truk Turut Hangus
"Tadi malam saya dan istri sedang makan di dapur, lalu ada warga yang datang ke rumah memberi tahu bahwa ada api di loteng," ceritanya.
Mimik sedih tidak bisa disembunyikan Banhar saat bercerita.
Sesekali ia menatap lama ke sisa bangunan rumahnya yang telah jadi abu dan arang.
Matanya pun berkaca-kaca saat melihat kondisi tersebut.
Banhar yang kehilangan tempat tinggal dan seluruh barang di rumahnya tidak sempat menyelamatkan benda apapun. Bahkan saat keluar rumah malam itu, ia hanya menggenakan sarung. Panik, tidak sempat memikirkan apapun selain menyelamatkan diri.
Rumah Banhar, bukan satu-satunya bangunan yang terbakar pada musibah naas itu. Ada empat rumah lainnya yang juga dilalap si jago merah. Termasuk rumah yang ditinggali anak dan cucu Banhar.
Tidak banyak kata yang bisa diutarakan oleh lelaki tersebut. Namun ia berterima kasih atas bantuan yang diberikan, baik dari penanganan kebakaran hingga bantuan logistik yang telah terima.
Kini, Banhar terpaksa tinggal di rumah saudaranya yang ada di desa yang sama.
Ia juga meminjam pakaian dari keluarga. Menantu Banhar, Parhani juga terdampak kebakaran tersebut.
Baca juga: Rumah Milik Perempuan Lansia Terbakar di Desa Taniran Selatan, HSS
Habis pula rumahnya yang berada di dekat rumah Banhar. Terlebih saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, karena ia dan keluarga sedang menghadiri acara haulan.
Parhani pun mengutarakan ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah yang sudah memberikan bantuan. Tentunya apa yang diberikan tersebut menjadi manfaat bagi ia dan keluarga.
(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rumah-Banhar-di-Desa-Marindi-Kecamatan-Haruai-habis-terbakar.jpg)