Serambi Ummah
Berikut Niat Mengqadha Salat Wajib dan Mengqadha Puasa Ramadhan
Berikut lafal niat mengqadha salat wajib dan mengqadha puasa, bacaannya sama, perbuatannya sama.
BANJARMASINPOST.CO.ID - BAGAIMANA lafal niat mengqadha salat wajib (magrib, isya, subuh, zuhur dan asar)?
Misal salat zuhur yang kita qadha, menurut ustadz Saiful Anwar niatnya yaitu: Ushallii fardhazh-Zhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.
Artinya, aku sembahyang fardu zuhur empat rakaat menghadap kiblat membayar karena Allah.
Baca juga: Umat Muslim Wajib Membayar Salat dan Puasa yang Tertinggal, Ini Penjelasan ustadz H Saiful Anwar
Baca juga: Salat dan Puasa, Tanggung Jawab sebagai Makhluk untuk Beribadah Kepada Allah
Qadha itu membayar, atau dengan bahasa arab mengqadha karena Allah.
Lalu, bagaimana lafal niat mengqadha puasa wajib? Sahjaku puasa besok hari mengqadha puasa ketinggalan pada bulan Ramadan fardhu karena Allah Taala.
Ada pun tata cara mengqadha tidak ada perbedaan, sama.
Bacaannya sama, perbuatannya sama.
Cuma di waktu yang beda. (seramb ummah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/UMMAH14-Ustadz-Saiful-Anwar.jpg)