Selebrita
Jadi Tuyul di Saranjana Kota Ghaib, Atlet NPC Banjarmasin Ini Kuak Pengalaman Mistis Kala Syuting
Jadi tuyul di Saranjana Kota Ghaib, atlet NPC asal Banjarmasin ini mengungkap pengalaman mistis kala ikut syuting film horor itu di Kotabaru.
Penulis: Noorhidayat | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kota Saranjana merupakan satu cerita misteri di Kalimantan Selatan. Kabarnya, terletak di Kotabaru.
Kota Gaib Saranjana memunculkan banyak cerita. Apalagi beberapa kali viral di media sosial.
Akhirnya, cerita soal Saranjana ini dibuatkan film dengan judul Saranjana Kota Ghaib.
Satu pemerannya adalah atlet renang National Paralympic Commite (NPC) Kota Banjarmasin, Ari Setiawan,
Dia ikut main Film Saranjana Kota Ghaib.
Film horor berskala nasional ini digarap pada 2022 oleh rumah produksi Dari Hati Films dengan sutradara Johansyah Jumberan.
Keterlibatan Ari dalam film tersebut berawal dari informasi seorang teman pada Agustus 2022.
Baca juga: Kronologi Anak Pedangdut Lilis Karlina yang Masih SMP Edarkan Narkoba, Terungkap Modus Peredarannya
“Awalnya dikabari teman bahwa ada penggarapan film di Kalimantan Selatan, yang mencari talent untuk memerankan sosok tuyul. Yang dicari seorang berbadan kecil seperti saya,” jelasnya.
Tak berpikir panjang, perenang disabilitas ini pun menyatakan berminat.
Setelah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, dia mempersiapkan diri berangkat ke lokasi syuting yakni di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
“Tanggal tepatnya saya lupa, tapi pastinya Agustus,” tutur Ari.
Pada pukul 06.00 Wita, Ari berangkat dari Banjarmasin ke ibu kota HST menggunakan angkutan umum.
Sesampainya di Barabai, Arie melanjutkan perjalanan menggunakan ojek dari Rumah Sakit Umum Daerah H Damanhuri ke Desa Nateh.
Tiba di lokasi syuting, Ari mengaku disambut hangat oleh tim produksi dan beberapa artis ibu kota dan lokal Kalsel.
Untuk diketahui, film itu diperankan antara lain Adinda Azani, Luthfi Aulia, Irzan Faiq dan Ajeng Fauziah.
Adapun pemeran dari Kalsel yakni Gusti Gina dan Mourys Sam.
Selain itu ada Putri Intan Kasela dan Fauzi Rahman.
“Karena ini perdana bagi saya, rasanya tegang, degdegan dan tentu ada rasa horor-horornya juga. Karena syutingnya tengah malam di hutan Desa Nateh. Apalagi kan saya perannya sebagai tuyul,” ujar pria kelahiran Banjarmasin 25 Mei 1993 ini.
Anak pertama pasangan Indra Jaya dan Mariyani (almarhumah) ini menceritakan pada saat syuting selama dua hari itu, ia merasakan hal-hal horor di lokasi syuting.
“Beberapa kali saya merasa merinding, bulu kuduk saya berdiri, seperti ada yang memperhatikan. Namanya saja tengah malam, di hutan lagi,” cerita anak tertua dari lima bersaudara itu.
Tentu pengalaman menjadi aktor sangat berkesan bagi Ari.
Dia tak pernah membayangkan bakal ikut beradu akting di film layar lebar.
“Saya sangat bangga tentunya. Tidak semua orang mempunyai kesempatan seperti saya untuk bisa bermain di film layar lebar. Saya saja tidak sabar menunggu filmnya tayang di bioskop. Tunggu saja ya tanggal mainnya,” tandasnya.
Saat ini Arie, yang telah berkeluarga, sibuk menjalani kesehariaannya sebagai perenang NPC Kota Banjarmasin.
Pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) IV Kalsel di Hulu Sungai Selatan (HSS) pada 2022, Ari meraih dua medali emas dan dua medali perak.
Ari meraih emas di nomor gaya bebas 50 meter dan gaya kupu-kupu 50 meter.
Dua perak didapatkannya di nomor gaya bebas 100 meter dan gaya punggung 50 meter.
Baca juga: Nasib Bisnis Mukena Syahrini Jelang Ramadhan 2023, Istri Reino Barack Jual 500 Lembar dalam 1 Jam
Baca juga: Baim Wong Datangi Siswa SMPN 3 Tasikmalaya yang Viral, Urunan Beli Sepatu Baru buat Temannya
6 Fakta Kota Saranjana
Kota Saranjana baru-baru ini viral di media sosial.
Bahkan ada pula orang yang mengaku berasal dari kota gaib ini.
Sebelum viral pada Januari 2023, Saranjana memang sudah kerap menjadi sorotan dan perbincangan.
Saranjana disebut-sebut sebagai kota gaib yang secara administratif (di dunia nyata) masuk Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Namun, letak pastinya hingga kini tidak diketahui selain letaknya ada di Pulau Halimun yang sering dikenal Pulau Laut, dimana ibu kota Kabupaten Kotabaru bertempat.
Cerita tentang Saranjana ini melegenda, karena ada beberapa hal ghaib yang beredar dari mulut ke mulut tentang Kota Saranjana dan makhluk tak kasat mata penghuninya.
Saranjana konon adalah kerajaan atau kota besar alam gaib, letaknya di bagian selatan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru.
Banyak warga lokal dan luar daerah yang mempercayainya, tidak sedikit yang mengaku pernah masuk ke kotanya.
Namun, untuk pembuktian secara ilmiah memang belum ada, hanya cerita dari mulut ke mulut.
Berikut ini kisah-kisah misterius tentang Kota Saranjana yang sudah beredar luas:
1. Alat Berat Tak Ada Pemiliknya
Ini mungkin kisah yang paling sering didengar dan beredar di kalangan masyarakat tentang Saranjana.
Disebutkan pada 1980-an, ada pemerintah setempat dikagetkan oleh kedatangan sejumlah alat berat pesanan dari Jakarta.
Semua alat berat dengan nilai sangat mahal itu dipesan seseorang dengan alamat Kota Saranjana dan telah dibayar lunas.
Padahal, Kota Saranjana di alam nyata secara administratif tidak ada di Kabupaten Kotabaru.
Cerita ini melegenda dari mulut ke mulut hingga sekarang.
2. Dihuni makhluk Astral
Konon, Kota Saranjana dihuni makhluk astral atau tak kasat mata, berupa jin muslim.
Namun, ada pula yang mengatakan, Kota Saranjana dihuni manusia namun yang telah menggaib.
Kabar yang beredar dari mereka yang pernah masuk ke kota itu, kotanya sangat maju dengan jalan raya yang lebar, gedung perumahan yang megah dengan pagar rumah tinggi.
Sistem pemerintahannya kerajaaan, mayoritas penduduknya beragama Islam.
3. Buah raksasa
Ada keanehan dari kota ini, dari carita yang beredar.
Buah-buah di sana besarnya berkali lipat dari di alam nyata.
Jenis buahnya sama dengan di alam manusia, tapi ukurannya yang raksasa.
Namun, jika buah itu dibawa ke alam nyata, ukurannya berubah menjadi ukuran normal.
4. Penduduknya cantik dan gagah
Kabarnya, penduduk Kota Saranjana secara fisik sama dengan manusia, namun mereka semua secara fisik lebih cantik untuk perempuan dan prianya gagah.
Mereka juga semua ramah-ramah.
Bahasa yang digunakan untuk percakapan adalah Bahasa Banjar.
Katanya, jika manusia masuk ke Kota Saranjana tidak ingin pulang lagi ke alam nyata karena takjub dengan kotanya.
5. Terdengar suara di malam hari
Pada malam hari, di sekitar Gunung Saranjana, bila memang ditakdirkan bisa mendengar suara-suara dari Kota Saranjana.
Bisa terdengar suara alunan musik, atau kendaran yang lalu lalang.
Bahkan ada cerita mobil-mobil mewah pesanan warga Saranjana dari Surabaya, tapi tidak tahu asal pemilik atau pemesannya.
Begitu pula kisah lain tentang kapal feri yang mengangkut banyak penumpangdari Tanjung Serdang Kotabaru, namun begitu merapat ke Pelabuhan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, mendadak sepi.
Baca Juga: Penyanyi ini Lihat Dirinya 2 Kali Masuk Liang Lahat, Mengaku Selama 17 Tahun Mendapat Kiriman Santet karena Selalu Mendapat Gangguan Gaib ini
Katanya disebut-sebut sebagai orang-orang dari Kota Saranjana.
Walalhualam, kisah dari mulut ke mulut ini merupakan mitos yang berkembang di masayrakat, namun belum bisa dibuktikan.
Namun, mau tidak mau, percaya atau tidak di dunia ini selalu ada hal-hal yang ghaib.
6. Ada di Peta Belanda
Seorang dosen FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Jurusan Sejarah, Mansyur mencoba menganalisa Saranjana, dari perspektif historis ilmiah.
Melalui tulisannya di akun Facebooknya Sammy 'xnyder Istorya, Mansyur yang juga mantan seorang jurnalis menulis tentang Saranjana.
Menurut dia, ada tiga versi lokasi Saranjana hasil penelusurannya.
Pertama, di Kotabaru, Kalimantan Selatan, versi kedua di Teluk Tamiang, Pulau Laut dan ketiga di sebuah bukit kecil yang terletak di Desa Oka-Oka Kecamatan Pulau Laut Kelautan, Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Dari perspektif historis menurut Mansyur Saranjana adalah fakta.
Sebab, Salomon Muller, naturalis berkebangsaan Jerman dilahirkan di Heidelberg, dalam petanya berjudul "Kaart van de Kust-en Binnenlanden van Banjermasing behoorende tot de Reize in het zuidelijke gedelte van Borneo" (peta wilayah pesisir dan pedalaman Borneo), tahun 1845 mengambarkan bahwa terdapat wilayah yang ditulisnya sebagai Tandjong (hoek) Serandjana.
Tandjong ini terletak di sebelah selatan Pulau Laut, tepatnya berbatasan dengan wilayah Poeloe Kroempoetan (Pulau Kerumputan) dan Poeloe Kidjang.
Dalam kapasitasnya sebagai pembuat peta, Salomon Muller menjabat anggota des Genootschaps en Natuurkundige Komissie in Nederlands Indie yang sudah mendapatkan pelatihan dari Museum Leiden dan sedang melakukan perjalanan penelitian tentang dunia binatang dan tumbuhan di kepulauan Indonesia.
Namun, belum bisa dipastikan apakah Salomon Muller pernah berkunjung ke Tandjong (hoek) Serandjana sebelum memetakannya.
Salomon Muller pun tidak pernah menyinggungnya dalam beberapa artikelnya yang diterbitkan Verhandelingen van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.
Peta yang memuat Tandjong (hoek) Serandjana tersebut dimuat dalam Reizen en onderzoekingen in den Indischen Archipel, seri pertama yang diterbitkan Staatsbibliothek zu Berlin.
Peta ini dibuat 18 tahun sebelum Salomon Müller meninggal dunia pada tahun 1863.
Menurut Mansyur, sumber lainnya yang memuat tentang Serandjana adalah Pieter Johannes Veth, dalam "Aardrijkskundig en statistisch woordenboek van Nederlandsch Indie: bewerkt naar de jongste en beste berigten", halaman 252.
Kamus ini diterbitkan di Amsterdam oleh P.N. van Kampen, tahun 1869.
Veth menuliskan "Sarandjana, kaap aan de Zuid-Oostzijde van Poeloe Laut, welk eiland aan Borneo's Zuid-Oost punt is gelegen" (Sarandjana, tanjung di sisi selatan Poeloe Laut, yang merupakan pulau yang terletak di bagian tenggara Kalimantan).
Secara terminologi, kalau dikomparasikan dengan kosakata India, "Saranjana" berarti tanah yang diberikan.
Baca juga: Perbuatan Boy William pada Ayu Ting Ting Kala Tertidur Pulas Terekam, Genggam Tangan dan Bisikan Ini
Baca juga: Akhirnya Rayyanza Punya IG, Followers Putra Raffi Ahmad dan Nagita Melejit dalam Sehari
(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)
Simak berita lainnya di GoogleNews, Klik: Banjarmasin Post
Arti Piagam Penghormatan dari Presiden bagi Seorang Jaja Miharja, Kenang Lagi Fase Merintis Karier |
![]() |
---|
Nasib Rumah Mewah Mpok Alpa Usai Kepergian Sang Komedian Terjawab, Tersirat dalam Ucapan Aji Darmaji |
![]() |
---|
Berkali-kali Gagal Diceraikan Andre Taulany, Erin Singgung Ungkapan Kemenangan |
![]() |
---|
Kesabaran Ashanty Habis, Mertua Atta Halilintar Ambil Sikap Usai Tanah Warisan Diduga Diserobot |
![]() |
---|
Ngaku Punya Anak dari DJ Panda di Podcast Denny Sumargo, Jati Diri Sintya Cilla Disentil: Short Time |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.