Berita Tanahlaut

Pedestrian Angsau-Pasar Lama Pelaihari Mulai Digarap, Pengendara Diminta Berhati-hati

Sejak beberapa hari lalu pekerja mulai melakukan pembongkaran penutup saluran drainase di jalur Jalan A Yani Pelaihari

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Pekerjaan penataan drainase sekaligus penataan pedestrian kawasan Angsau-Pasar Lama, Pelaihari, mulai berlangsung. Kalangan pengendara diminta berhati-hati. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penataan drainase dan pedestrian Angsau-Pasar Lama, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), saat ini mulai berlangsung.

Sejak beberapa hari lalu pekerja mulai melakukan pembongkaran penutup saluran drainase di jalur Jalan A Yani.

Selain itu juga sekaligus memperbesar dan mendalami saluran tersebut.

Pekerjaan dimulai di sekitar SPBU Almanar hingga kantor Partai Golkar.

Pantauan di lapangan, Senin (27/3/2023), sebagian telah terpajangi gorong-gorong box culvert (segi empat), di antaranya juga telah diurug tanah di bagian atasnya.

Baca juga: Tinggalkan Tanahlaut Kalsel, Marcel Chandrawinata Sentil Bupati Sukamta Soal Film WLCFBB

Mulai kemarin (Minggu), sebagian pekerja juga menjamah di titik lainnya dekat sungai kecil berjarak sekitar 100 meter dari bundaran Angsau, Pelaihari.

Lajur drainase yang dijamah sama yakni lajur kiri arah dari Bundaran Angsau ke arah Bundaran Tugu PKK.

Sedangkan lajur sebelahnya belum disentuh.

Di tiap lokasi pekerjaan, terpajangi papan informasi agar para pengendara yang melintas berhati-hati karena sedang ada kegiatan fisik.

Tak mudah bagi pekerja mendalami dan melebarkan penampang saluran drainase tersebut.

Itu karena ada sejumlah kabel yang tertanam sehingga memerlukan penanganan ekstra.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Tala Syakhril Hadrianadi mengatakan secara teknis pekerjaan penataan drainase/pedestrian tersebut ditangani Bidang Cipta Karya.

Anggaran pembenahan pedestrian di jalur tersebut telah tersedia pada APBD 2023.

Nominalnya sekitar Rp 46 miliar dengan volume pekerjaan sepanjang lima kilometer.

Dana tersebut untuk menangani drainase/pedestrian di dua lajur Jalan A Yani mulai dari Simpang Angsau hingga Tugu PKK, lanjut ke Jalan Pancasila hingga Pasar Lama.

Total panjang satu lajur 2,5 kilometer sehingga totalnya lima kilometer.

Selama ini di jalur Jalan Pancasila tersebut kerap terjadi luapan air comberan.
Paling sering di dekat rumah makan hingga kantor unit bank.

Aroma tak sedap pun kadang tercium dari luapan comberan berwarna hitam kelam itu.

Sementara itu di depan SPBU Almanar dan dekat bengkel motor yang berseberangan dengan kantor UPT, kerap terjadi genangan hingga hampir menjamah seluruh bentang badan jalan.

Kondisi itu kerap menyulitkan pengendara yang melintas dan rawan kecelakaan lalu lintas.

Melalui penataan tersebut Bupati Tala H Sukamta menegaskan semua masalah luapan air/comberan itu akan berakhir.

Lebih dari itu pedestrian di jalur jalan protokol itu akan menjadi indah.

Sementara itu kalangan warga kota berharap pekerjaan tersebut terlaksana lancar sehingga lalu lintas dapat kembali lancar pula.

Termasuk kalangan pedagang atau pemilik toko (tempat usaha) yang berada di sepanjang jalan utama itu, juga dapat segera beraktivitas normal seperti semula.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved