Selebrita

Tindakan Nagita pada Baju Bekas Rayyanza dan Rafathar, Marshel: Respect Aa Raffi Ahmad

Marshel Widianto ketiban untung gara-gara baju bekas Rayyanza Malik Ahmad dan Rafathar Malik Ahmad. Tindakan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Editor: Murhan
Instagram raffinagita1717
Raffi Ahmad bersama Rafathar dan Rayyanza. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Komika Marshel Widianto ketiban untung gara-gara baju bekas Rayyanza Malik Ahmad dan Rafathar Malik Ahmad.

Penyebabnya, anaknya dari Cesen Eks JKT48 memakai baju bekas anak Nagita Slavina dan Raffi Ahmad itu.

Terungkap, Nagita dan Raffi ternyata tidak pernah membuang baju bekas Rafathar dan Rayyanza.

Baju bekas Rafathar dan Rayyanza tersebut malah "direntalkan" oleh Nagita.

Hal ini dilakukan Nagita mengingat tubuh anak kecil dan balita memang cepat berubah.

Apalagi baju-baju milik Rafathar dan Rayyanza bukan dari brand sembarangan tapi banyak dari merek ternama yang tentu tidak murah.

Itu sebabnya, Nagita tak menyia-nyiakan begitu saja pakaian-pakaian mahal kedua putranya.

Baca juga: Pengakuan Raffi Ahmad pada Hotman Paris Soal Isu Pencucian Uang Rafael Alun, Manajer Juga Bicara

Nagita ternyata meminjamkan pakaian anak-anaknya secara bergantian kepada orang-orang terdekat.

Hal ini diungkap oleh komika Marshel ketika membuka kado-kado untuk putra pertamanya.

"Kemarin waktu baju-bajunya Cipung juga waktu masih kecil, karena anak bayi itu cepet banget pertumbuhannya," kata Marshel dikutip dari YouTube Marshel Widianto Rabu (29/3/23).

"Jadi kata mama Gigi 'udah ini pakai aja punya Cipung,' nah nanti baju Archie dibalikin lagi, tuker misal umur 3 tahun," imbuhnya.

Cesen kemudian menjelaskan lebih lanjut ucapan Marshel tersebut.

"Tukeran sama baju bekas Rafathar," ucap Cesen.

"Jadi mereka itu enggak pernah ngebuang baju, keren tahu. Mama Gigi itu begitu sama Aa Raffi," sambung Marshel.

Cara Nagita Slavina memanfaatkan baju-baju anaknya itu lantas membuat Marshel takjub.

Tidak hanya dipinjamkan pada kenalannya saja, tapi juga kepada karyawan Nagita.

Alhasil, meskipun terkesan mahal untuk pakaian anak kecil, pakaian-pakaian itu tidak akan pernah terbuang sia-sia.

"Jadi misal ada karyawan yang baru melahirkan 'udah ini pakai baju,' entar balikin lagi, kayak rental," kata Marshel.

"Entar dibalikin, terus tuker sesuai umurnya lagi" ujar Marshel.

"Terus (berputar) gitu bajunya," imbuh Cesen.

Marshel juga menyebut Nagita punya penyimpanan sendiri untuk baju-baju anaknya sehingga mudah dalam mencari sesuai usia.

"Jadi punya storage gitu, keren, respect Aa Raffi Mama Gigi," ujar Marshel Widianto.

"Daripada buang-buang barang kan," lanjut Marshel.

Seperti diketahui, Nagita Slavina kerap membuat takjub banyak orang dengan pilihan fashion untuk kedua putranya yang berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Mulai dari pakaian, sepatu, topi hingga pernak-pernik lainnya.

Baca juga: Amanda Manopo Terciduk Dengar Lagu Patah Hati, Pasangan Arya Saloka di IC Itu Colek Mahalini

Baca juga: Didatangi Baim Wong di Warteg Portugal, Mahasiswa Ini Malah Dapat Uang Bayar Kos

Alasan Kita Perlu Memanfaatkan Barang Bekas

Ada sangat banyak barang dalam kehidupan manusia, baik barang yang baru dibeli maupun barang bekas. Kita diajarkan untuk dapat memanfaatkan barang bekas.

Mengapa kita perlu memanfaatkan barang bekas? Berikut adalah alasannya:

Mengurangi sampah

Memanfaatkan barang bekas dapat mengurangi sampah, terutama sampah pastik yang sangat sulit terurai.

Dikutip dari UN Environment Programme, hanya 9 persen sampah plastik yang didaur ulang, 12 persen telah dibakar, dan 79 persennya terakumulasi di tempat pembuangan sampah atau lingkungan alam.

Artinya sekitar 91 persen sampah plastik tidak didaur ulang dan menumpuk sampah di bumi. Sehingga kita bisa mulai memanfaatkan barang bekas plastik untuk mengurangi tumpukan sampah di dunia.

Mencegah pencemaran lingkungan

Sampah menghasilkan polusi air, tanah, udara, membunuh banyak hewan dan tumbuhan juga mempercepat pemanasan global. Sehingga memanfaatkan barang bekas yang mengurangi sampah, artinya dapat mencegah pencemaran dan juga menjaga lingkungan.

Menambah nilai guna

Memanfaatkan barang bekas dapat menambah nilai guna benda tersebut. Misalnya kardus bekas dianggap tidak berguna. Namun, setelah didaur ulang menjadi tempat penyimpanan barang, nilai gunanya bertambah.

Mengurangi perilaku konsumtif

Berapa banyak barang yang kita beli dalam waktu satu tahun? Terkadang bahkan ada barang yang sama sekali belum dipakai, namun telah dibuang ke tempat sampah. Mengutip dari BBC, sekitar 12 persen pakaian dalam lemari pakaian wanita sangat jarang dipakai.

Memanfaatkan barang bekas, dapat mengurangi perilaku konsumtif. Di mana barang bekas yang tidak terpakai, didaur ulang menjadi barang lain yang lebih berguna.

Sehingga daripada terus membeli barang yang tidak digunakan, kita lebih kreatif memaksimalkan barang yang ada.

Mengajarkan gaya hidup hemat

Memanfaatkan barang bekas dapat mengurangi perilaku konsumtif sekaligus mengajarkan gaya hidup hemat.

Di mana kita lebih memilih memanfaatkan bahan bekas disekitar, dibanding membeli barang yang baru. Sehingga, kita dapat menghemat uang dan menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Berpikir kreatif

Emily Mears dalam jurnal Recycling as Creativity: An Environmental Approach to Twentieth-Century American Art (2013) menyebutkan daur ulang melihat kehidupan dan tujuan baru bagi benda-benda terabaikan yang dianggap tidak berharga dan membentuk kreativitas dalam prosesnya.

Memanfaatkan barang bekas yang dianggap tidak berguna menjadi sesuatu baru yang lebih berguna membutuhkan ide. Di mana ide tersebut melahirkan kreatvitas yang berguna sebagai kemampuan dasar manusia.

Penghasilan tambahan

Memanfaatkan barang bekas juga dapat memberikan penghasilan tambahan. Contohnya kertas bekas koran, majalah, dan buku tulis tidak terpakai adalah sampah yang seringkali dibakar.

Namun, kertas bekas yang didaur ulang menjadi beragam tempat penyimpanan dapat dijual dan memberikan penghasilan tambahan.

Baca juga: Tetiba Lesti Kejora Dilarikan ke Rumah Sakit, Kondisi Istri Rizky Billar Dikuak Ivan Gunawan

Baca juga: Penyakit yang Dera Pedangdut Nassar Diungkap Ivan Gunawan, Muzdalifah: Karena Diet

(Banjarmasinpost.co.id/Surya Malang)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved