Distribusi Air Bersih
Beberapa Penyebab Sering Terjadinya Kebocoran Pipa PAM Bandarmasih
Paling sering terjadi kebocoran pipa PAM Bandarmasih di jaringan distribusi utama antara IPA 1 di Jalan A Yani km 2.5 sampai Jalan Sutoyo S
BANJARMASINPST.CO.ID, BANJARMASIN - Adapun di Banjarmasin, air “kirip” diungkapkan Rahim, warga Sungaiandai, Banjarmasin.
Sudah satu bulan terakhir kondisi tersebut dirasakan pria pekerja swasta tersebut.
“Sebulan lalu deras sekali, semua keran dinyalakan air masih ngalir,” kata dia.
Ternyata, setelah ada perbaikan pipa bocor di depan kompleks justru membuat hanya satu keran yang bisa digunakan.
Akibatnya, jika ia sekeluarga akan mandi terpaksa bergantian menunggu bak penuh yang otomatis aktivitas lain seperti cuci piring, atau cuci baju tidak bisa dilakukan karena hanya ada satu keran yang airnya mengalir.
Hal serupa juga dialami Marlina, warga Jalan HKSN, Banjarmasin Utara.
Ketika siang hari, air di rumahnya tidak mengalir.
Baca juga: Warga Perbatasan Banjarmasin-Banjar Keluhkan Distribusi Air, Ini Jawaban Direktur PT AM Intan Banjar
Hal ini tentu saja menghambat aktivitas wanita paruh baya itu seperti mencuci hingga mandi.
“Yang mengalir itu cuma malam hari, itupun alirannya kecil sekali, mau tak mau harus menampung galon dulu,” cerita Marlina.
Senior Manager Produksi dan Distribusi PAM Bandarmasih, Zulbadi mengatakan, kebocoran memang kerap terjadi.
“Paling sering terjadi itu di jaringan distribusi utama antara IPA 1 di Jalan A Yani km 2.5 sampai Jalan Sutoyo S,” kata Zulbadi.
Penyebabnya macam-macam, yang pertama adalah faktor usia pipa yang sudah tua ditambah kondisi Banjarmasin memiliki tanah rawa, labil dan mudah bergerak.
Faktor lainnya adalah pipa-pipa ini dipasang di bahu utama Jalan Nasional, sehingga truk dengan tonase berat yang melintas bahkan parkir di kawasan itu bebannya sampai ke pipa dan menyebabkan kerusakan.
Pipa yang sudah tua ini, kata Zulbadi, berjenis pipa PVC, sedangkan jenis pipa yang terbaru HDPE.
PT PAM Bandarmasih akan menggantikan pipa PVC di jalur distribusi utama ini dengan pipa HDPE yang jenisnya lebih lentur namun tetap kuat dengan perhitungan bahwa pipa-pipa ini cocok dengan kondisi tanah di Banjarmasin.
“Tahun ini prosesnya masih dalam tahap perizinan, karena jalur pipa ini berada di Jalan Nasional setelah itu baru proses kontrak, lelang, dan kemudian pemasangan,” ucap Zulbadi. (BPst Cetak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Perbaikan-pipa-bocor-oleh-petugas-dari-PAM-Bandarmasih.jpg)