PT PLN Persero UIP Kalbagtim

Jadi Gerbang IKN, Pembangunan Sistem Kelistrikan di Kalsel Terus Diakselerasi

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) tengah mengakselerasi progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN)

Editor: Edi Nugroho
Jadi Gerbang IKN, Pembangunan Sistem Kelistrikan di Kalsel Terus Diakselerasi - pln-n1.jpg
PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) tengah mengakselerasi progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) guna menyediakan sistem kelistrikan yang lebih handal di Kalimantan Selatan.
Jadi Gerbang IKN, Pembangunan Sistem Kelistrikan di Kalsel Terus Diakselerasi - pln23-nee.jpg
Dari PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) tengah mengakselerasi progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) guna menyediakan sistem kelistrikan yang lebih handal di Kalimantan Selatan.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) tengah mengakselerasi progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) guna menyediakan sistem kelistrikan yang lebih handal di Kalimantan Selatan.

Dalam konteks ini, sistem kelistrikan secara keseluruhan akan terhubung melalui looping jaringan dari Provinsi Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur, dengan tujuan memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk menyukseskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Kemudian, untuk merealisasikan konsep looping jaringan tersebut, PLN UIP KLT telah melaksanakan beberapa proyek pembangunan, termasuk Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) dari Gardu Induk (GI) 150 kV Sei Durian hingga GI 150 kV Tarjun di Kota Baru.

General Manager PLN UIP KLT Josua Simanungkalit menjelaskan bahwa pembangunan SUTT 150kV Sei Durian – Tarjun saat ini ditangani oleh Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4) sebagai pelaksana proyek. Proyek ini melintasi 17 Desa di Kabupaten Kotabaru, dan telah mencapai kemajuan dalam pembebasan lahan dengan 16 desa yang telah diverifikasi, sedangkan satu desa yang masih dalam proses pembebasan adalah Desa Gendang Timburu dikarenakan berada di area hutan produksi.

Baca juga: Efisien dan Ramah Lingkungan, Medco Energi Bangkanai Beralih Gunakan Listrik PLN

Baca juga: Peduli Keselamatan Masyarakat, PLN Berikan Tips Kelistrikan

"Pembangunan SUTT ini melibatkan 291 tapak tower, dengan 204 tapak tower yang saat ini telah dibebaskan, dan tersisa 87 tapak tower yang sedang dalam proses pembebasan. Dari 87 tower tersebut, 37 di antaranya berada di lahan perusahaan seperti PT. SDE, PT. ITP, PT. Tapian Nadenggan, dan PT. Karyapratama,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaannya, lahan yang terkait dengan lokasi tapak tower di Kawasan Hutan dalam area hutan produksi, PLN sedang menunggu pengurusan Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

"PLN berharap agar seluruh masyarakat dan instansi terkait dapat memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan pembangunan ini. Kami telah melakukan upaya sosialisasi dan edukasi guna memastikan semua informasi dapat disampaikan dan diterima dengan baik. Selain itu, kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menjalin kerja sama dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kotabaru,” ucapnya.

Secara umum, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kotabaru akan mendukung kemajuan daerah dan juga mendukung pembangunan IKN di Kaltim. Dengan upaya kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder, PLN berharap dapat menyelesaian pembangunan sesuai dengan timeline yang ditentukan. (adv).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved