Religi
Cara Menasihati Teman yang Bermaksiat, Buya Yahya Beri Penjelasan dalam Ceramahnya
Buya Yahya dalam satu ceramahnya jabarkan cara menasehati teman yang bermaksiat, simak ceramahnya di bawah ini
Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID - Penceramah Buya Yahya menjelaskan cara menasihati teman yang bermaksiat.
Disampaikan Buya Yahya, ketika mengetahui atau menyaksikan teman melakukan hal buruk atau maksiat maka yang harus dihadirkan di hati adalah ketidakinginan melihat orang tersebut terjerumus.
Meski umat Islam harus merendahkan kemaksiatan, Buya Yahya mengingatkan tidak seharusnya umat muslim merendahkan ahli maksiat terlebih sesama muslim, sebab bisa jadi orang tersebut bertaubat.
Maksiat adalah perilaku atau tindakan manusia yang melanggar hukum moral yang bertentangan dengan perintah Allah SWT.
Bagi yang dapat menjauhi maksiat atau larangan-larangan Allah dan menjalankan perintah-Nya, maka ini bentuk ketaqwaan hamba kepada Rabb-nya.
Buya Yahya menjelaskan siapapun melihat teman melakukan kemaksiatan hendaknya menghadirkan perasaan tidak ingin melihat teman tersebut terjerumus ke dalam perbuatan yang dibenci Allah.
Baca juga: Buya Yahya Beri Nasihat bagi Fakir Miskin yang Ingin Berderma, Amalkan Hal Ini untuk Raih Pahala
Baca juga: Doa Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Dibaca di Waktu Ini
"Itu maknanya kasih sayang, sebab jika tidak munculnya kasih sayang maka itu disebut perendahan dan itu tidak diajarkan. Kita tidak boleh merendahkan ahli maksiat," papar Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.
Yang seharusnya dilakukan umat muslim adalah mengutuk keras perbuatan maksiat, bukan merendahkan pelakunya.
Sebab, pelaku maksiat bisa saja bertaubat kepada Allah dan bisa jadi amal dan kebaikan setelah taubat lebih baik dari yang menghina.
"Maka ketika melihat orang yang bermaksiat gunakan pandangan kasih sayang, akan menggugah kita untuk mencari cara membawa orang itu kembali ke jalan yang benar," jelas Buya Yahya.
Adanya kasih sayang tersebut pada orang lain juga akan menghindarkan kita dari perilaku atau tindakan maksiat.
Namun juga ingin menghentikan kemungkaran bukan karena cinta, melainkan ingin dipuji saja bisa jadi akan melakukan perbuatan maksiat serupa jika tidak orang atau di saat sendirian.
Sebelum memberi nasihat, hal yang perlu diperhatikan adalah seberapa besar kekuatan Anda dalam berbicara akan didengar olehnya.
"Itu perlu pertimbangan, sebab jika ingin menyampaikan kebenaran jangan asal nanti ditolak kebenaran tersebut," ucap Buya Yahya.
Cara untuk menyampaikan kebenaran atau ingin meluruskan kesalahan adalah tidak harus diungkapkan saat itu juga.
Mengingatkan kemaksiatan seseorang tidak harus saat hal itu dilakukan, bisa mencari cara dan waktu yang tepat.
"Di waktu yang tepat itulah nanti hatinya akan terbuka, misalnya istri sedang melakukan kesalahan saat itu juga suami langsung menegur ya dia marah, cari waktu yang tepat hatinya mulai terbuka baru kita bicarakan," terang Buya Yahya.
Baca juga: Ustadz Khalid Basalamah Jelaskan Sikap Nabi SAW Saat Memiliki Masalah dengan Istrinya, Lakukan Ini
Baca juga: Ceramah Buya Yahya Urai Hikmah Dzikir bagi Umat Islam, Berikut Bacaan Dianjurkan
Yang diperhatikan adalah untuk menasihati seseorang perlu akhlak dan perilaku yang baik, penuhi hatinya dengan kebaikan maka dia akan mendengar omongan Anda.
Cara selanjutnya, kebenaran tidak harus diucapkan langsung oleh lisan Anda, bisa meminta pertolongan kepada orang yang akan didengar olehnya atau disegani oleh orang tersebut.
Bisa pula tidak dengan lisan, kebenaran disampaikan lewat media yang bisa lebih diterima misalnya surat, chat pribadi dan lainnya.
Doa Meminta Ampun Karena Kelalaian
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ
Rabbana la tuakhidzna innasina au akhthoqna, rabbana wa la takhmil 'alaina ishran kama khamaltahu alal ladzina min qoblina, rabbana wa la tukhammilna ma la thoqota lana bihi, wa'fu anna, waghfirlana, warkhamna anta maulana fanshurna 'alal qoumil kafirin.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."
Doa Meminta Ampun dari Segala Dosa
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allaahummaghfirlii Maa Qoddamtu Wa Maa Akh-Khortu Wa Maa As-Rortu Wa Maa A’lantu Wa Maa Anta A’lamu Bihi Minnii Antal Muqoddimu Wa Antal Mu-Akh-Khiru Wa Anta ‘Alaa Kulli Syai-In Qodiir
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku dari segala dosa yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan Segala dosa yang aku sembunyikan dan yang aku tampakkan, dan dosa yang Engkau lebih mengetahui daripadaku
Tonton Videonya
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2025, Buya Yahya Sebut Boleh Geser Hari Karena Udzur |
![]() |
---|
Jadwal 1 Rabiul Awal 1447 Hijriyah, Ustadz Adi Hidayat Urai Amalan Sholawat bagi Umat Muslim |
![]() |
---|
Hukum Merayakan Maulid Nabi bagi Umat Islam, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat |
![]() |
---|
Bacaan Sholawat Ibrahimiyah Bisa Diamalkan di Bulan Maulid, Ustadz Adi Hidayat Urai Hikmahnya |
![]() |
---|
Bacaan Doa Buka Puasa Senin Kamis, Buya Yahya Anjurkan Pentingnya Berbuka Sesuai Sunnah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.