KalselPedia
KalselPedia : Museum Rakyat HSS Simpan Peralatan Zadul, Ada Gumbaan dan Penggiling Padi Manual
Museum Rakyat HSS juga menyimpan peralatan pertanian pertanian zadul seperti gumbaan (alat perontok padi) hingga penggiling padi manual
Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Selain menyimpan koleksi sejarah perjuangan Brigjen H Hasan Basry dan masyarakat Kalimantan Selatan, Museum Rakyat Hulu Sungai Selatan (HSS) di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) juga menampilkan koleksi seni dan budaya masyarakat khas daerah kabupaten tersebut.
Terletak di lantai II museum, ada alat-alat pertanian zaman dulu (Zadul), seperti gumbaan, yaitu alat merontokkan bulir padi sekaligus memilah padi berisi dengan padi kosong hingga menghasilkan gabah.
Terdapat pula alat penggiling padi manual menjadi beras yang digunakan zaman dulu sebelum ada pabrik mesin penggiling padi modern. Kedua peralatan tersebut berbahan kayu.
Di sekitar gumbaan dan alat penggiling padi terdapat pula alat Bertani padi. Seperti tanjang, tajak, cangkul, parang arit serta koleksi lainnya, sebelum ada alat pertanian modern.
Sedangkan alat penangkap ikan, berupa lukah, tanggung, jambeh, lunta, hancau yang sampai sekarang masih dipakai nelayan di perairan rawa.
DI ruang koleksi seni, terdapat anaka alat musik pukul, seperti gamelan, gong, musik panting, kurung-kurung, suling bambu, kecapi, dan sarunai.
Untuk alat pemainan tradisional, ada engrang, terompah panjang, upih (pelepah pinang) yang biasa dipakai untuk lomba balap upih, dakuan dan lainnya. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Gumbaan-dan-alat-penggiling-padi-manual-zaman-dulu-di-Museum-Rakyat-HSS.jpg)