Pesona Riam Hanai Loksado

Wisata Kalsel : Mudahnya Akses ke Air Terjun Riam Hanai di HSS,  Pengunjung Cukup Bayar Parkir

Lokasi air terjun Riam Hanai di Balai Malaris, Desa Loklahung,  Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, cukup mudah diakses

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)
Selain menyusuri sungai, akses ke Riam Hanai juga ada jembatan bambu yang harus dilewati pengunjung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Lokasi air terjun Riam Hanai di Balai Malaris, Desa Loklahung,  Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, cukup mudah diakses.

Meskipun berada di tengah hutan, tak begitu jauh berjalan kaki, melewati jalan setapak.

Dari Kandangan, ibukota HSS ke Loksado sekitar 45 kilometer.

Selanjutnya, menuju Desa Loklahung ke ke Balai Malaris sekitar 2 kilometer, dan bisa parkir di tempat lokasi khusus yang dikelola warga.

Baca juga: Wisata Kalsel : Tak Sepopuler Air Terjun Haratai, Riam Hanai di HSS Tak Kalah Indah untuk Dinikmati

Baca juga: Wisata Kalsel : Kejernihan Air di Riam Hanai HSS Sebening Kaca, Sejuknya Udara Bikin Betah

Tarifnya Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10 ribu untuk mobil. 

Dari Loksado ke Malaris,  sudah bisa dimasuki mobil standar.  Namun, tetap berhati-hati saat berpapasan karena jalannya cukup sempit.

Nah, dari tempat parkir menuju air terjun, kita melintasi sebuah jembatan gantung. Sebelum menuju riam Hanai, terlebih dahulu ketemu air terjun Riam Barajang, begitu sampai d ujung jembatan.

Selanjutnya, ambil jalan arah kanan, di sana ada tanda berupa tulisan di atas papan lusuh disertai tanda panah penunjuk arah.

Sekitar 20 meter berjalan, melewati lagi kawasan glamour camping, Meratus Adventure Camp (MAC).

Baca juga: Wisata Kalsel : Jernihnya Riam Hanai Menggoda untuk Berenang, Pengelola Beri Peringatan di Area Ini

Dari MAC berjalan kaki lagi sekitar 150 meter masih berupa jalan setapak dengan sedikit tajakan.

Sampai di lokasi ditandai suara gemuruh air terjun. Akses ke Riam Hanai, harus melewati jembatan bambu yang dibuat warga setempat. Tapi jangan khawatir, jembatan bambunya cukup kuat, dilewati bergantian. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved