Ekonomi dan Bisnis

Siswa SMAN 1 Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Belajar Keterampilan Usaha di Kalsel Expo 2023

Sebanyak 48 pelajar SMAN 1 Bati-Bati dari Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengunjungi Kalsel Expo di Kota Banjarbaru untuk mempelajari produk UMKM.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Siswi SMAN 1 Bati-Bati saat berkunjung ke Kalsel Expo di Lapangan Murdjani, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (31/8/2023). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Beragam stan yang menampilkan produk UMKM di Kalsel Expo 2023 mendapat perhatian pelajar SMAN 1 Bati-Bati dari Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Kamis (31/8/2023).

Sebanyak 48 siswa-siswi diajak gurunya untuk melihat sejumlah stan yang ada di pameran yang berlokasi di Lapangan Murdjani, Kota Banjarbaru, tersebut.

Paling menarik perhatian mereka adalah stan yang menampilkan aneka produk UMKM, baik barang kerajinan maupun kuliner.

Penuturan Lufnah, salah seorang siswi mengatakan, kunjungan ke pameran ini dalam rangka kegiatan P5. 

"Kami ingin melihat bagaimana produk-produk UMKM dari berbagai daerah dan mencoba mengetahui apa dan bagaimana proses pembuatan produk, terutama yang bernilai kearifan lokal," ujarnya.

Baca juga: Penuhi Target di Popnas XVI 2023, Pengprov Taekwondo Kalsel Kini Fokus ke Pra PON

Baca juga: Hadir di Kalsel Expo 2023, Disdag HST Pamerkan Produk Unggulan Ini

Sedangkan Aulia, guru PPKn dan Pembimbing P5, menjelaskan, siswa-siswi ini terdiri kelas 10 dan 11.

Mereka belajar tentang kearifan lokal Kalsel.

"Bagaimana kebiasaan bertanam dan bertani, juga mengolah kerajinan macam sasirangan maupun purun," ujarnya.

Berdasar potensi lokal yang ada di Bati-Bati maka kerajknan purun yang bisa lebih lanjut diajarkan kepada siswa-siswi.

"Karena memang keberadaan tanaman purun melimpah di wilayah kami. Ini bisa kami manfaatkan untuk pembelajaran siswa-siswi," katanya.

Baca juga: Hadiri Kalsel Expo 2023, Wali Kota Banjarbaru Sebut Produk UMKM Banjarbaru Tembus Pasar Ekspor 

Baca juga: Lowongan Kerja di Adaro Energy, Dicari Untuk 4 Posisi Ini,Terbuka Untuk Fresh Graduate

Sebagaimana diketahui dalam Kurikulum Merdeka, P5 adalah sistem pembelajaran yang bertujuan untuk mengamati dan menyelesaikan permasalahan di sekitar melalui lima aspek utama, yaitu potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial.

Kurikulum Merdeka P5 memanfaatkan metode pembelajaran yang interaktif dan memberikan kesempatan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 

Diharapkan, siswa dapat mengembangkan potensi mereka dengan lebih bebas dan kreatif, serta mempersiapkan mereka menjadi individu yang lebih mandiri dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved