Berita Tabalong

Pererat Sinergitas, Dandim 1008/Tabalong Kunjungi Dua Tokoh Agama

Dandim 1008/Tabalong Letkol Czi Catur Witanto, bertandang ke tempat dua tokoh agama yang ada di wilayah Kabupaten Tabalong. 

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Dandim 1008/Tabalong, Letkol Czi Catur Witanto bertemu dengan Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Mustafa, Guru Jaro dan para santri pondok, Minggu (3/9/2023).  

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dandim 1008/Tabalong Letkol Czi Catur Witanto, bertandang ke tempat dua tokoh agama yang ada di wilayah Kabupaten Tabalong. 

Kedatangan Dandim tersebut dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi. Dimana Dandim menemui Ketua Pondok Pesantren Nurul Mustafa KH Ahmad Nur Sanusi atau Guru Ahmad Jaro. 

Dalam pertemuan itu, Dandim juga bertatap langsung dengan para santri pondok pesantren dan memberikan wawasan kebangsaan. 

Kepada para santri, Letkol Czi Catur Witanto berpesan agar mereka selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan cara saling menghormati antar umat beragama. 

Baca juga: Sebulan Hujan Tak Turun,  Padi Petani di Desa Ampukung Tabalong Terancam Gagal Panen 

Baca juga: Rumah Adat Banjar di Pasar Panas Kabupaten Tabalong Terbengkalai, Forkopimcam Lakukan Pembersihan

"Kemudian terkait dengan kemajuan ITE, saya harap para santri bermain medsos secara bijak, cermat dan mampu memilah mana yang memiliki nilai positif dan menghindari hal-hal negatif," nasihat Dandim, Minggu (3/9/2023).

Selesai di Pondok Pesantren Nurul Mustafa, dilanjutkan dengan bersilaturahmi ke Pimpinan Gereja Pantekosta di Indonesia Murung Pudak Pendeta Simamora. 

Dalam kesempatan tersebut Dandim juga mengajak Pendeta Simamora untuk bersama-sama saling menjaga sinergitas dan menjaga lingkungan sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tabalong.

Baca juga: Masuk 3 Besar Kinerja Terbaik Pengendalian Inflasi, Bupati Sebut Julak Wasi Tekan Harga di Tabalong 

Dandim pun berharap kedepannya hubungan silaturahmi dapat terus terjalin hubungan secara baik. 

Terlebih kata Letkol Czi Catur, terpeliharanya kondusivitas wilayah, tidak hanya dibangun dari koordinasi yang terpadu dan terbangunnya sinergitas antara aparatur pemerintahan, aparat keamanan maupun instansi terkait, namun dibutuhkan peran serta para tokoh, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda maupun komponen masyarakat lainnya yang ada di wilayah. 

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti) 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved