Berita Batola
Antisipasi Karhutla, Disbunak Batola Surati Perusahaan dan Petani Sawit
Antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan, Disbunak Kabupaten Barito Kuala (Batola) diantaranya dengan menyurati perusahaan dan petani sawit
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan dilakukan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Barito Kuala (Batola) diantaranya dengan menyurati perusahaan dan petani sawit.
Kepala Disbunak Batola, Suwartono Susanto mengaku, pada Mei 2023 lalu menyurati pemangku kepentingan bidang perkebunan.
"Kami menyurati seluruh perusahaan besar swasta, perusahaan perkebunan kelapa sawit dan kelompok tani untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan," ungkapnya saat ditemui reporter Banjarmasinpost.co.id, Rabu (6/9/2023).
Suwartono Susanto berharap dengan surat imbauan itu kebakaran lahan dan hutan tidak terjadi di Kabupaten Barito Kuala.
"Saya yakin, perusahaan perkebunan sawit, tidak mungkin membuka lahan dengan cara membakar," katanya.
Baca juga: Hindari Kekeringan, Petani di Desa Sungai Tunjang Batola Panen Lebih Awal Padinya
Baca juga: Antisipasi Puncak Kemarau, Wisata Tahura Sultan Adam Kalsel Ditutup Sementara
Begitu juga para kelompok tani karena sudah diimbau dan diwanti-wanti agar tidak membakar lahan.
"Sangat jelas sanksi pidana bila kedapatan membakar lahan," tegasnya.
Diakui Suwartono Susanto, dampak kekeringan menyebabkan produksi perkebunan sawit kekurangan air.
"Cuma tanaman sawit adalah tanaman yang bandel mampu bertahan dari kekeringan," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Api-membara-membakar-lahan-di-Kelurahan-Sungai-Tiung-Banjarbaru.jpg)