Selebrita
Bagus Kahfi Tak Kunjung Balik Timnas Indonesia, Pelatih Barito Putera Percaya Shin Tae-yong
Bagus Kahfi tak muncul dalam daftar pemain Timnas Indonesia yang dipanggil Shin Tae-yong. Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan memberikan tanggapan.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Nama Bagus Kahfi tak kunjung muncul dalam daftar pemain Timnas Indonesia yang dipanggil Shin Tae-yong.
Melihat ini, Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan memberikan tanggapannya.
Pelatih yang akrab disapa RD itu ingin memberikan kesempatan lebih kepada Bagus Kahfi sebagai penyerang lokal setelah pulang dari Eropa.
Diketahui, Bagus memang baru datang lagi ke Barito Putera pada Liga 1 musim 2023/2024.
Dia memang sempat berkelana ke beberapa tim di Eropa.
Seperti FC Utrecht U-21 di Belanda dan Asteras Tripolis FC di Yunani.
Baca juga: Beda Zinchenko si Bintang Arsenal Dukung Israel, Daftar Pemain Bela Palestina Pogba Hingga Mahrez
Selama berada di Yunani, Bagus Kahfi bahkan tidak mendapatkan menit bermain sama sekali.
Ini tentu berdampak kepada performa Bagus, terlebih lagi persaingan penyerang lokal saat ini cukup ketat.
Di bawah umur 23 tahun ada nama Ramadhan Sananta, Hokky Caraka dan Rafael Struick yang mulai rutin dipanggil tim nasional.
Ada juga nama-nama senior seperti Dimas Drajad dan Dendy Sulistiawan.
Ini tentu menjadi pekerjaan rumah untuk Bagus agar bisa kembali merebut hati Shin Tae-yong.
Rahmad Darmawan sebagai pelatih, berusaha membantu Bagus agar bisa kembali ke performa utamanya.
“Penampilan Bagus dikompetisi kita saat ini setelah dia kemarin beberapa tahun ada di Eropa dan lebih banyak tidak bermain, tentu saya terbuka memberi ruang kepada dia,” Kata Rahmad.
Ditambah adanya regulasi setiap klub wajib memainkan satu pemain U-23 sebagai starter selama minimal 45 menit juga meyakinkan Rahmad Darmawan.
“Karena kebetulan ini regulasi 23 tahun ke bawah juga sangat membantu.”
“Sehingga kesempatan itu juga terbuka lebar, karena usia dia juga masih dibawah 23 tahun,” tambahnya.
Tapi Rahmad memastikan, dipilhannya Bagus Kahfi tidak sekadar hanya usia, melainkan kualitas yang diberikan memang diperlukan tim.
“Bukan hanya cuman itu, tapi kemampuan dia memang sebetulnya layak jadi starter di tim saya.”
“Saya pikir ini usia yang masih sangat muda,” ujarnya.
Terkait tidak dipanggilnya Bagus Kahfi dalam skuad Garuda untuk melawan Brunei Darussalam, Rahmad Darmawan memahami keputusan tersebut.
Dia merasa setiap pelatih memiliki rencana sendiri dalam menentukan pemain yang dipilih.
Rahmad Darmawan berharap Bagus Kahfi bisa terus fokus dan membuktikan bahwa dirinya memang layak dipanggi tim nasional.
“Saya berharap Bagus terus berkembang.”
“Terus lakukan improvement bersama tim kita dan kualitas dia semakin naik.”
“Saya yakin kalau dia terus membuktikan performanya semakin baik, saya rasa tim nasional tinggal menunggu waktu saja.” Pungkas Rahmad Darmawan.
Rindu Atmosfer Sepakbola Indonesia
Pemain asal Indonesia, Bagus Kahfi, memutuskan untuk pulang kampung ke Tanah Air dan membela Barito Putera.
Menurut saudara kembarnya yakni Bagas Kaffa, Bagus pulang ke Indonesia karena rindu dengan atmosfer pertandingan.
Seperti diketahui, Bagus awalnya digadang-gadang akan menjadi striker masa depan timnas Indonesia.
Ia memutuskan untuk keluar dari Barito Putera dan melanjutkan karirnya di Eropa pada 2020.
Bagus langsung membela klub asal Belanda, Jong Utrecht.
Selama membela Jong Utrecht, Bagus hanya memainkan dua pertandingan dengan total tujuh menit saja.
Pemain asal Magelang, Jawa Tengah, itu pindah klub ke Asteras Tripolis, pada 2022.
Parahnya lagi, Bagus tidak mendapatkan satu pun menit bermain di klub asal Yunani tersebut.
Selama berkarir di Eropa, Bagus lebih banyak menghuni bangku cadangan.
Hal ini yang membuatnya tidak mendapatkan panggilan dari timnas Indonesia.
Melihat situasi itu, Bagus akhirnya kembali ke Indonesia dengan bergabung bersama Barito Putera.
Berbicara kepada BolaSport.com, Bagas mengatakan bahwa Bagus ingin sekali merasakan atmosfer pertandingan.
"Mungkin yang saya rasa dia ingin merasakan atmosfer pertandingan."
"Mungkin di Eropa ia tidak mendapatkan jam bermain."
"Jadi dia memutuskan kembali ke Indonesia untuk mendapatkan jam bermain lagi," kata Bagas.
Bagas mengucapkan selamat datang kepada Bagus yang akhirnya kembali lagi ke Indonesia.
Ia mengaku senang bisa bermain lagi bersama Bagus di Barito Putera.
"Harapan saya tentu saja semoga dia bisa mengembalikan kepercayaan diri."
"Selain itu saya berharap dia bisa menemukan kembali penampilan terbaiknya."
"Kenapa, karena dia sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan."
"Jadi saya pikir dia harus merasa nyaman dahulu di sini," kata Bagas.
Bagus dinilai bisa tetap nyaman bermain sepak bola dengan cuaca panas di Indonesia.
"Saya rasa dia sudah terbiasa dengan cuaca di sini," kata Bagas.
(Banjarmasinpost.co.id/Bolasport.com)
Sebut Laporan Ahmad Dhani Jadi Bahan Tertawaan, Lita Gading Diperiksa Kasus Dugaan Bully Anak Mulan |
![]() |
---|
Daftar Kelakuan Anggota DPR yang Picu Amarah Rakyat: Nafa Urbach Ngeluh Macet, Ucapan Kasar Sahroni |
![]() |
---|
Reaksi Mulan Jameela Soal Tragedi Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Unggah Pidato Prabowo |
![]() |
---|
Ayu Ting Ting Patah Hati, Soroti Tewasnya Driver Ojol Dilindas Rantis: RIP Indonesia's Democracy |
![]() |
---|
Sikap Salah Tingkah Kenny Austin Saat Live Jualan di TikTok Disorot, Efek Amanda Manopo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.