Berita Tanahlaut
Jamin Pendidikan Anak Difabel, Guru di Tanahlaut Mulai Ditempa Pendidikan Khusus
Sebanyak 80 guru dari 40 sekolah di Tanahlaut mengikuti teknik mengajar terhadap anak didik penyandang disabilitas
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seperti di daerah lain di Kalimantan Selatan (Kalsel), anak-anak penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus juga ada di Kabupaten Tanahlaut (Tala).
Hal itu menjadi perhatian tersendiri oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tala. Informasi diperoleh Jumat (13/10/2023), sejumlah guru di daerah ini baru saja ditempa pendidikan khusus.
Selama beberapa hari di ibu kota provinsi, mereka menggali ilmu tentang dunia difabel hingga teknik mengajar terhadap anak didik penyandang disabilitas.
Kepala Disdikbud Tala Abdillah menerangkan ada sekitar 40 sekolah di Tala yang baru saja diikutkan menjalani pendidikan tersebut.
Baca juga: Pendaftar Terbanyak di Kemenkumham, PPPK Guru Disabilitas Tak Ada Peminat
Baca juga: Alat Bantu dan Kebutuhan Dasar Disabilitas Disalurkan untuk Penerima di 5 Kecamatan di Kabupaten HSU
"Tiap sekolah dua orang yakni kepala sekolah dan satu orang guru. Selama empat hari mereka menjalani pelatihannya,"sebut Abdillah.
Ia menuturkan anak-anak penyandang disabilitas juga mesti mendapatkan pelayanan yang sama dengan anak-anak normal lainnya dalam hal pendidikan.
Karena itu pemerintah daerah juga perlu membekali kalangan sekolah tentang hal tersebut. Tujuannya agar anak-anak penyandang disabilitas di wilayah masing-masing tersentuh pendidikan formal.
Abdillah mengatakan saat ini di Tala ada dua sekolah luar biasa yakni di Kota Pelaihari di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari.
"Persoalannya, keberadaan SLB di bawah pemerintah provinsi. Itu sebabnya pemerintah daerah juga perlu menyiapkan diri untuk menjamin anak-anak difabel mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan formal." tandasnya.
Pasalnya wilayah Tala cukup luas, sedangkan SLB hanya ada di wilayah Kecamatan Pelaihari. Itulah mengapa semua sekolah negeri yang ada di Tala juga perlu dibekali wawasan dan pengetahuan mengenai penyandang disabilitas.
Dengan begitu sekolah dapat memberikan pelayanan pendidikan yang memadai terhadap anak-anak penyandang disabilitas.
Baca juga: Formasi PPPK Kementerian Keuangan 2023, Terbuka untuk Penyandang Disabilitas
"Saya sudah meminta kepada peserta pelatihan pendidikan disabilitas untuk sekaligus memetakan dan mencari anak-anak difabel di wilayah masing-masing," cetus Abdillah.
Lebih lanjut ia mengatakan melalui pelatihan tersebut setidaknya peserta telah mengetahui cara menangani anak-anak difabel secara baik. (Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kadisdikbud-tala-berinteraksi-dengan-guru-di-SDN-2-Pandahan.jpg)