Piala Dunia 2026

Jelang Lawan Irak, Shin Tae-yong Beber Pemicu Timnas Indonesia Bertabur Pemain Naturalisasi

Timnas Indonesia akan melawan Irak pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini alasan Shin Tae-yong banyak pemain Naturalisasi.

Editor: Murhan
Instagram PSSI
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam saat konferensi pers Sabtu (8/1/2023) jelang laga melawan Vietnam di leg kedua babak semifinal Piala AFF 2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Timnas Indonesia akan melawan Irak pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di Basra International Stadium, Kamis (16/11/2023).

Menjelang laga ini, Shin Tae-yong menjelaskan kebijakan naturalisasi selama melatih Timnas Indonesia.

Memang, kebijakan naturalisasi bukanlah hal yang baru dalam sejarah timnas Indonesia.

PSSI selaku induk sepak bola tanah air sudah melakukan kebijakan tersebut sejak 2010.

Saat itu, PSSI benar-benar ingin meningkatkan prestasi dari timnas Indonesia.

PSSI waktu itu menyasar para pemain yang sudah bersinar di Liga Indonesia.

Baca juga: Satu Solusi Guardiola pada Line Up Man City Tanpa Haaland, Julian Alvarez Tumpuan di Liga Champions

Saat itu, PSSI mencoba menaturalisasi Christian Gonzales.

PSSI juga menaturalisasi sosok Irfan Bachdim muda yang berada di benua Eropa untuk memperkuat lini depan timnas Indonesia.

Namun, kebijakan tersebut belum kunjung memberikan prestasi untuk timnas Indonesia.

Baca Juga: Media Irak Soroti Racikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Seimbang dan Pertahanan Rapat!

Tentu, hal tersebut mengundang perhatian dari Shin Tae-yong selaku pelatih timnas Indonesia.

Perlahan dia mengubah kebijakan naturalisasi untuk memperkuat timnas Indonesia.

Shin Tae-yong mengincar nama-nama yang sudah bermain di liga-liga top benua Eropa.

Beberapa pemain yang sudah dinaturalisasi adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Rafael Struick, dan Ivar Jenner.

Kelima nama tersebut digabung dengan para pemain keturunan yang memperkuat timnas Indonesia tanpa melewati proses naturalisasi seperti Elkan Baggott.

Daftar nama yang akan dinaturalisasi Shin Tae-yong bakal makin panjang.

Tiga nama berikutnya yang dalam proses naturalisasi adalah Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Jay Idzes.

Shin Tae-yong juga menggabungkannya dengan satu pemain keturunan lagi yang sudah ngetop di Liga 1 Indonesia, misalnya Marc Klok yang jadi langganan Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong pun menjelaskan alasannya mengambil para pemain top Eropa.

Menurutnya, para pemain timnas Indonesia saat pertama kali ia datang memiliki masalah besar soal mentalitas.

Para pemain timnas Indonesia merasa sudah kalah terlebih dahulu sebelum bertanding lawan tim yang lebih kuat.

Karena itu, pelatih asal Korea Selatan itu merekrut para pemain dari jalur naturalisasi untuk memperbaiki keterbatasan tersebut.

Berkat kebijakan tersebut, Shin Tae-yong pede Timnas Indonesia makin kuat dari sebelumnya.

"Mungkin Indonesia bisa tampil sebagai kuda hitam di Piala Asia ini," ujar Shin Tae-yong dilansir BolaSport.com dari Best Eleven.

"Kekurangan dari pemain-pemain Indonesia yang ada adalah mereka agak tenggelam dalam rasa kekalahan dibandingkan masalah skill."

"Banyak pemain timnas naturalisasi yang menghapus kekurangan tersebut."

"Jadi bisa dibilang Indonesia menjadi tim yang jauh lebih menakutkan dari sebelumnya," ucapnya.

Irak Soroti Racikan STY

Timnas Indonesia memiliki modal pertahanan yang rapat saat menghadapi Irak.

Kedua tim akan bertarung pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di Basra International Stadium, Kamis (16/11/2023).

Laga ini dipastikan akan berjalan dengan ketat dari kedua tim.

Irak jadi salah tim unggulan di Grup F dan skuad Garuda berambisi tinggi untuk lolos ke putaran selanjutnya.

Media asal Irak, Winwin, menilai bahwa skuad Garuda akan memberikan kejutan di lapangan.

Apalagi, Shin Tae-yong jadi sosok yang kaya strategi dan bisa memaksimalkan pemain ada.

Menurut mereka, laga nanti Asnawi Mangkualam dkk akan bermain sedikit bertahan dan memanfaatkan keseimbangan tim.

Selain itu, peran pelatih asal Korea Selatan tersebut akan membuat Irak kewalahan dengan pengalaman sebelumnya.

"Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, cenderung memainkan formasi 4-3-3, dengan pertahanan yang lebih bertahan, dan terkadang menggunakan formasi 4-4-2 yang seimbang."

"Pelatih asal Korea Selatan ini sebelumnya pernah menjuarai Liga Champions AFC bersama Seongnam Korea Selatan pada musim 2009/2010."

"Dengan tim yang sama ia menjuarai Piala Korea Selatan pada musim 2010-11."

"Serta menjuarai Piala Asia Timur bersama Korea Selatan pada tahun 2017," tulis Winwin.

Baca Juga: Ketahuan Konsumsi Alkohol di Bali, 4 Pemain Timnas U-17 Polandia Segera Dipulangkan

Di balik taktik Shin Tae-yong, ada pemain-pemain yang berkualitas masuk dalam tim.

Winwin menilai bahwa pemain-pemain yang berkarir di luar negeri (abroad) akan jadi kekuatan utama skuad Garuda.

Hal ini harus jadi perhatian penuh bagi Irak karena lawan yang mereka hadapi tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pada laga nanti ada delapan pemain pilihan Shin Tae-yong abroad yang dibawa.

Pemain tersebut adalah Sandy Walsh (Belgia), Jordi Amat (JDT), Shayne Pattynama (Viking FK), Saddil Ramdani (Sabah FC), Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Elkan Baggott (Ipswich Town), dan Rafael Struick (ADO Den Haag).

"Tim nasional Indonesia memiliki sembilan pemain profesional di beberapa liga di Eropa, Amerika Selatan dan Asia.

"Dengan kesembilan pemain profesional tersebut berkiprah di Belgia, Norwegia, Belanda, Jerman, Brasil, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia," lanjut Winwin.

Meski membawa bahaya, sejauh ini rekor pertemuan masih berada di sisi Irak.

Skuad Garuda pada pertemuan terakhir harus tumbang di Piala Asia 2013 lalu.

"Tim Irak dan Indonesia telah bertemu dalam 6 pertemuan, "Singa dari Mesopotamia" memenangkan 5 di antaranya, dan kedua tim bermain imbang di salah satu kualifikasi Piala Dunia pada 16 Maret 1973."

"Kemenangan terakhir Irak atas Indonesia terjadi pada Piala Asia AFC 2013, ketika mereka mengalahkan Indonesia 2-0 pada 19 November," tutup Winwin.

(Banjarmasinpost.co.id/Bolasport.com)

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved