Kalsel Bergerak

Hadapi Pemilu 2024, Gubernur Kalsel: Humas Berperan Jaga Kedamaian dan Kondusifitas

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengingatkan ASN  di lingkungan Pemprov setempat untuk menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilu 2024.

Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Edi Nugroho
Diskominfo Kalsel untuk Banjarmasinpost.co.id
Workshop Kehumasan Membangun Opini, di Hotel Rattan In Banjarmasin, Rabu (6/12/2023). Workshop bertajuk “Berkomunikasi Asik di Tahun Politik” itu diinisiasi oleh Diskominfo Provinsi Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov setempat untuk menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilu 2024.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur melalui pidato tertulis yang dibacakan Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar, saat membuka Workshop Kehumasan Membangun Opini, di Hotel Rattan In Banjarmasin, Rabu (6/12/2023).

“Asas netralitas ASN harus disosialisasikan dengan gencar agar tertanam di benak ASN, sehingga mereka mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa menjelang Pemilu serentak 2024 mendatang,” tekannya.

Dia mengatakan, humas pemerintah dalam panggung pemilu memiliki tugas vital. Humas harus menyuarakan narasi yang menjaga perdamaian dan kondusivitas.

Baca juga: Harga Beras Lokal di Kabupaten Banjar Berangsur Menurun, Beberapa Bahan Lain Pokok

Baca juga: Semesta Cegah Stunting Bpost dan BKKBN Kalimantan Selatan, 150 Anak Diintervensi Selama Enam Bulan

“ASN, dengan fungsinya sebagai pelaksana kebijakan publik, dan dalam hal ini bergelut di bidang humas, juga berkewajiban menjembatani informasi mengenai kebijakan publik dengan pemerintah, agar mengurangi bias atau disinformasi,” ujarnya.

Roy menambahkan, humas di era media sosial seperti sekarang harus pandai membingkai narasinya dengan pola komunikasi yang dianggap “ASIK” bagi warganet.

“Mereka bisa memanfaatkan media sosial yang sedang trending atau banyak digunakan oleh masyarakat saat ini seperti Tik Tok, Instagram, dan lainnya. Humas juga bisa menggandeng influencer lokal untuk membikin konten yang menarik,” tuturnya.

Dia meminta agar humas provinsi dengan kabupaten/kota se-Kalsel perlu mempererat kerja sama dan koordinasi, saling berbagi ilmu serta bersinergi.

“Netral bukan berarti diam, netral dapat kita maknai dengan tidak berpihak namun aktif menjaga kerukunan antar bangsa. Untuk itu, humas provinsi dan kabupaten/kota harus memperkuat sinerginya dan siap strategi-strategi dalam menghadapi situasi perpolitikan tahun 2024,” mintanya.

Workshop bertajuk “Berkomunikasi Asik di Tahun Politik” itu diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel.

Baca juga: Kesaksian Pewaris Rumah Joglo Situs Cagar Budaya di Marabahan Batola, Bentuknya Antik dan Unik

Melalui kegiatan ini, Kepala Diskominfo Kalsel, M Muslim ingin meningkatkan kemampuan ASN bidang kehumasan dalam hal konten informasi positif untuk masyarakat menjelang tahun politik.

“Mereka bisa memanfaatkan berbagai media sosial yang memiliki trend penggunaannya tinggi di masyarakat, khususnya para milenial untuk menyebarkan konten positif terkait Pemilu dengan tetap mengedepankan asas netralitas ASN menseperti arahan Sekretaris Daerah sebelumnya,” ujarnya.

Kegiatan Workshop Kehumasan ini diikuti oleh seluruh perwakilan ASN bidang Kehumasan SKDP lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan perwakilan Diskominfo kabupaten/kota.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved