Berita Tabalomg

Banjir Bintang Ara Tabalong Rendam Perumahan Warga, 400 Warga Terdampak

Saat ini banjir melanda Desa Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, puluhan rumah warga terendam dan ratusan warga terdampak

Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Banjir terjadi di Desa Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, rumah warga terendam dan ratusan warga terdampak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Banjir yang melanda Desa Bintang Ara, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, bergerak ke hilir dan mengancam daerah di bawahnya. Kendati demikian masih ada sejumlah areal dan rumah warga di Bintang Ara yang masih terendam, Sabtu (16/12) sore.  

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bintang Ara Arliani menerangkan warga yang rumahnya kebanjiran tidak mengungsi.

“Mereka ingin jaga rumah,” katanya. Apalagi aliran listrik diputus karena membahayakan.

Sinyal telekomunikasi juga masih terhambat. Warga harus mendatangi tempat tinggi agar bisa menggunakan telepon seluler. “Saya naik ke gunung agar dapat berkomunikasi,” ungkap Arliani.

Warga juga membuat dapur umum di kawasan permukiman yang tidak terdampak. Menurut Arliani, sekitar 400 jiwa terdampak meluapnya Sungai Tabalong Kiwa.

Banjir pun melanda lima desa di Kecamatan Bintang Ara yakni Bintang Ara, Burum, Usih, Panaan dan Waling sejak Sabtu dini hari.

Baca juga: Debit Air Sungai Tabalong, Balangan dan Negara Mulai Meninggi, HSU Siaga Banjir

Baca juga: Batu Hapu dan Pulau Sewangi Masuk Geopark Meratus, Wisatawan Terus Berdatangan

Bahkan ketinggian air terparah mencapai dua meter. Ini terjadi di jalan utama. Akibatnya akses jalan dari Desa Bintang Ara menuju Desa Burum tidak bisa dilintasi.

Sabirin, anggota Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) Rambu Wathas, menerangkan banjir yang melanda di sejumlah desa di Bintang Ara bermula dari luapan anak Sungai Kupang.

Ia dan anggota UPBS lainnya terus melakukan pengecekan sejumlah lokasi banjir yang bisa diakses. Serta mengecek warga apabila perlu bantuan.

Dari hasil patroli, wilayah terparah yakni di Pasar Pujung, Desa Bintang Ara. Meski berada di daratan sedang, bangunan pasar nyaris tenggelam.

Bhabinkamtibmas Polsek Bintang Ara Briptu Ona juga terus memonitor lokasi banjir dan melaporkan kondisinya kepada atasan.

Kapolsek Bintang Ara Iptu Sardi Abdul Karim menyampaikan kurang lebih 105 rumah terendam di Desa Bintang Ara. Di RT 3, ketinggian air di jalan sekitar satu meter dan merendam sekitar 40 rumah. Di RT 5, sekitar 45 buah rumah yang kebanjiran dengan ketinggian air 1,5  meter. Di RT 6 rumah yang berdampak sekitar 20 buah dan ketinggian air sekitar 1,5 meter.

Sardi mengimbau warga agar menjaga anak-anaknya agar tidak bermain di dekat sungai. “Saya juga mengingatkan agar mematikan jaringan listrik dan peralatan elektronik guna menghindari korsleting dan menghindari terjadinya tersengat aliran listrik,” kata Iptu Sardi.

Ia juga mengimbau warga mengawasi barang berharga, surat surat dan barang berharga lainnya, guna mencegah terjadinya pencurian. (ell)
 

--

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved