Lowongan Kerja

Kabar Gembira KPU Kalsel Perpanjang Pendaftaran KPPS, Ini Penyebabnya

KPU Kalsel memperpanjang pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), ternyata ini penyebabnya

Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
PENDAFTARAN KPPS – Petugas PPS Kelurahan Kandangan Barat melayani pendaftaran KPPS di depan Kantor kelurahan tersebut, Selasa (12/12/2023). Saat ini KPU Kalsel perpanjang pendaftaran KPPS 

BANJARMASINPOST.CO.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan memperpanjang masa pendaftaran calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama dua hari. Bila sebelumnya dijadwalkan ditutup pada Rabu (20/12), diperpanjang hingga Jumat (22/12).

Keputusan tersebut karena ada beberapa kabupaten yang pelamarnya belum mencapai target. Antara lain Banjar, Kotabaru, Tabalong dan Tapin.

“Kecamatan yang belum terpenuhi jumlah KPPS-nya yakni Paramasan, Sambung Makmur, Sungai Pinang, Pulau Sembilan, Hampang, Panaan, Hegar Manah, dan sebagian Piani,” ungkap Komisioner KPU Kalsel Fahmi Failasopa, Selasa (19/12).

Sejak dibuka pada 11 Desember 2023, rekrutmen menemui kendala. Fahmi mengatakan ada beberapa daerah yang warganya minim berijazah SLTA.

Meski begitu, KPU sudah bersiasat. Fahmi mengatakan pihaknya melakukan penunjukan dan kerja sama dengan lembaga pendidikan atau organisasi profesi untuk memperoleh calon anggota KPPS yang memenuhi syarat. “Jadi untuk kendala itu masih bisa kami antisipasi,” ujarnya.

KPU Kalsel belum mengantongi rekapitulasi jumlah pendaftar di masing-masing kabupaten. Namun berdasarkan laporan dan hasil monitoring, hampir semua desa dan kelurahan terpenuhi.

Pelamar paling banyak berasal dari kalangan milenial dan Gen Z. “Banyak pendaftar dari golongan milenial dan Gen Z. Alhamdulillah ada regenerasi untuk penyelenggara pemilu di tempat pemungutan suara (TPS),” ujarnya.

KPU Kalsel juga memperhatikan kondisi kesehatan calon anggota KPPS. Fahmi mengatakan KPU tidak ingin banyak petugas KPPS meninggal karena kecapekan seperti Pemilu 2019 terulang. Oleh karena itu, KPU kabupaten kota diminta melakukan koordinasi ke pemerintah daerah dalam pemeriksaan dan pelayanan kesehatan saat KPPS bertugas di hari pemungutan suara.

“Ada 300 pemilih yang harus dilayani di TPS. KPPS juga harus melakukan penghitungan lima surat suara setiap pemilih. Total kurang lebih 1.500 suara yang dilakukan penghitungan di TPS oleh KPPS,” tutur Fahmi.

Sedang Ketua KPU Banjarmasin Hj Rusnailah mengatakan kota ini memerlukan 13.580 anggota KPPS untuk mengisi 1.940 TPS. Masing-masing TPS ditangani tujuh anggota KPPS. Mereka akan merekapitulasi surat suara Pilpres, DPRD Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD.

“Ada beberapa TPS yang sudah terpenuhi pendaftarnya. Namun kami berharap akan banyak yang mendaftar sehingga ada cadangan,” ujarnya.

Sementara ini jumlah pendaftar masih direkap. Mengenai keterwakilan perempuan, menurut Rusnailah, tidak ada mensyaratkan 30 persen. “Seluruhnya perempuan pun tidak masalah,” ujarnya.

Jika jumlah pendaftarnya kurang dari kuota? Rusnailah mengatakan akan berkoordinasi dengan KPU Kalsel. (wie/msr)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved