Btalk
BTALK - Tren Fesyen 2024
Guru tata busana SMKN 4 Banjarmasin, Rizki Amalia SPdT dalam bincang BTalk BPost memperbincangkan trend fashion 2024
Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - TAHUN 2023 segera berganti. Mode favorit fashion 2023 perlahan menjadi usang. Beralih mengikuti trend baru 2024.
Tahun baru gaya baru. Seperti apa trend fashion 2024, akankah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya?
Berubah totalkah atau masih mengadopsi tren 2023 dan akan berkiblat ke mana fashion Indonesia serta bagaimana pula dengan trend busana Muslimah Indonesia 2024 nanti?
Berikut wawancara Pemerhati fashion yang juga guru tata busana SMKN 4 Banjarmasin, Rizki Amalia SPdT dengan Jurnalis Banjarmasin Post Siti Khadijah (Jahe) dalam Program B-Talk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja, yang ditayangkan secara live IG , FB YT Jumat 29 Desember 2023 Pukul 16.00 Wita.
Berapa lama mejadi guru Tata Busana dan sejak kapan mulai mengamati dunia fesyen?
Sejak 14 tahun lalu, dari sekolah di SMK sudah ambil jurusan fesyen. Kuliah di UNY Jjurusan Fesyen. Jadi separuh hidup saya di dunia fesyen
Mengapa fesyen menjadi penting dan sesuatu yang sering dibicarakan?
Sama seperti kebutuhan pokok, sandang dan pangan. Fesyen seperti halnya makanan, menjadi kebutuhan pokok yang manusia tak bisa lepas. Jadi orang yang peduli penampilan, peduli juga dengan apa yang berkembang di dunia fesyen
Apa beda tren, mode dan fesyenable?
Tren adalah peluang kemunculan. Terkait seberapa sering munculnya. Sedangkan mode, gaya berpakaian. Belum tentu mode sesuai tren yang ada.
Fesyenable artinya sesuai dengan tren saat itu.
Jenis fesyen secara global ada dua. Ada Fast feshen seperti yang sekarang menguasai adalah ZARA.
Dia memproduksi pakaian dalam jumlah banyak. Perputarannya pun banyak.
Kedua Slow fesyen itu lebih ke kualitas dan tahan lama dan desainrnya berkiblat ke arah personal.
Untuk fesyenable. Ada enam basic style. Elegan Casual, Seksi, sporty casual eksotic, dramatik. Semuanya menyesuaikan kepribadian pemakainya.
Bagaimana Mengetahui Tren fesyen 2023, dan 2024 mendatang berkiblat kemana?
Tentunya dilakukan oleh tren analis. Tiap produsen besar itu punya tren analis. Mereka menganisa pasar, menghadiri sejumlah fesyen show, melakukan penelitian di toko ritel, melihat prilaku konsumen. Baik pilihan warna maupun modelnya, dan keputusan mengambilnya.
Lalu dibuat menjadi data dan dilaporkan ke perusahaan. Jadi berdasarkan selera konsumen. Juga hal terjadi di masyarakat. Contohnya saat Booming film barby, tren piala dunia, menjadi even dan moment yang mempengaruhi. Untuk tren 2023 berkiblat ke Korea, dan 2024 bakal masih ada style Koreanya. korea.
Apa manfaat dan fungsi fesyen?
Tergantung tujuannya. Sebagai apa posisinya. Apakah sebagai pelaku pasar, produsen atau penyedia jasa. Mereka bisanya amenyesuaikan keinginan cotomer, agar tidak ketinggalan dengan pesaing.
Dari sisi custumer, dengan profesi di dunia hiburan misalnya. Penting mengatahui tren fesyen agar yang menonton tidak bosan bahkan bisa menjadi tren setter. Fesyen juga menjadi identitas diri, karena apa yang kita pakai itu yang orang baca.
Apakah tampil modis selalu punya budget besar?
Tidak selalu. Yang penting memadupadakan busana yang dimiliki. Untuk itu harus punya kemeja, blus, celana ataupun rok warna basic, supaya kalau di mix menjadi bernilai. Atasan, celana atau rok basc tadi bisa dipadupadan dengan yang lagi ngetren sehingga bisa berpakaian dengan style berbeda-beda.
Warna apa yang ngetren di 2023 dan 2024 mendatang?
Untuk 2023 sejak lebaran lalu ada hijau sage. Namun akhir tahun dipengaruhi warna yang sering muncul di medsos. Seperti algoritma, sering muncul dan yang tertanam di benak.
Contohnya warna di bendera bendera palestina, dari terinspirasi dari peristiwa di Gaza. Lalu ada lagi istilah warna bumi. Itu merupakan look, tema, lebih ke pemilihan warna dan motif. Ada pula warna mamba atau ular, warna hitam.
Kalau bumi identic dengan cokelat. Bisa saja satu look ditampilkan dalam bbeberapa style,. Misalnya mamba elegan.
Secara look, itu singkat trennya, ketimbang style. Paling bertahan beberapa bulan. Dulu ada urban look. Muncul karena tren di masyarakat terinspirasi dari film Korea. Ada juga yang suka nabrak-nabrakin warna.
Seberapa fesyen berpengaruh di Indonesia?
Di Indonesia, hanya ada dua misim, yaitu panas dan dingin. Tapi musim dinginya tidak dingin-dingin amat sehingga masih gerah. Sedangkan di luar negeri, ada yang dipengaruhi 4 musim. Jadi fesyen juga dipengaruhi musim atau kondisi cuaca, sehingga fesyennya tetap menyesuaikan kebutuhan.
Sebaiknya mengenakan pakaian itu tren atau modis?
Modis belum tentu tren. Tapi tren bisa jadi modis kalau menyesuaikan dengan tubuh kita. Penampilan hanya bisa mengubah tampilan luarnya.
Jika didandani sesuai tema memang bisa mengubah tampilan, tapi tidak dengan karakter.
Ketika memakai pakaian grily, tidak serta merta karakternya berubah girly. Jdi pilih pakaian sesuai karakter dan bisa bikin percaya diri .
Bagaimana tren Fesyen anak muda di Banjarmasin dan tantangannya bagi desainer?
Menurut saya masih berkiblat keluar, sama di kota besar lainnya. Tapi belum seberani di Jakarta dan Surabaya, kerena terikat adat, budaya dan nilai agama.
Tren desainer di Banjarmasin sendiri masih mempertanggungjawabkan nilai-nilai tadi, selain melestarikan budaya dan lingkungan.
Misalnya sasirangam sudah dibikin menyesuaikan dengan selera anak muda. Dibikin casual yang bisa dipakai di berbagai kesempatan.
Ada tren uni sex juga yang bisa dipakai laki laki dan perempuan. Bagi fesyen desainer ada namanya sumber ide. Dari berbagai hal kejadian sehari-hari , mood perancangnya, terinspirasi dari medsos, selebriti, dll.
Samakah desainer dengan penjahit?
Seorang desainer tidak harus bisa menjahit, tapi dia memahami soal jahitan, dan pola, selain membuat sketsa gambar. DIa lebih komplit pengetahuannya ketimbang penjahit.
Di SMK 4 Banjarmasin kami ajarkan dasar kejuran dulu, dasar fesyen, dunia fesyen, dan profesi apa saja yang bisa, sehingga bukan sekedartukang jahir. Bisa pula jadi jurnalis fesyen, fesyen bloger ilmuan tekstil dan lainnya. Siswa juga kami arahkan mengikuti berbagai lomba.
Bagaimana fesyen bisa beruah seiring waktu?
Ada yang namanya tren analis, melihat fenomena di medsos entertainer, prilaku manusia, data, lalu diputuskan. Juga taktik pemasaran mereka melakukan riset, sehingga tahu ketahun beda. Tapi ada kemungkinan berulang. Kemungkinan 2024 mendatang, tren fesyen masih baju longgar atau over size.
Masih Korea style yang numpuk-numpuk, banyak leyer. Seperti penggunaan outer, blazer, sweeter yang dipadu dengan gaun. Jadi perubahannya tidak total.
Masih berkiblat ke Korea, khususnya generasi Z. Untuk sepatu, nanti ada pakai hells dan kaus kaki, namun tak bertahan lama. Ada euphoria 2024 nanti tenang, lalu bosan, hingga mungkin nnati ada yang aneh-aneh di di ujung tahun. Sedang untuk tren warna, hijau soft lime, pink, red cherry dan cokelat dan nuansa merah.
Untuk pakaian Muslimah, keseharian casual non formal. Tak hanya satu gaun, tapi padu padan rompi outer. Gamis tetap ditumpuk2. Minimal ada atasan dan bawahan.
Berikut tayangan Btalk bersama guru tata busana SMKN 4 Banjarmasin, Rizki Amalia SPdT membahas tren fashion 2024 :
(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/guru-tata-busana-SMKN-4-Banjarmasin-Rizki-Amalia-SPdT.jpg)