Berita Banjarbaru

Indeks Pembangunan Manusia Kalsel 2023 Meningkat, Tapi Sektor Pendidikan Masih Jadi PR

IPM Provinsi Kalimantan Selatan diklaim meningkat pesat. Pada 2023, angkanya mencapai 74,66 poin

Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Hari Widodo
BPS Kalsel untuk BPost
IPM Kalsel di 2023 naik pesat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Selatan diklaim meningkat pesat. Pada 2023, angkanya mencapai 74,66 poin.

Torehan tersebut membuat Kalsel menduduki peringkat 12 dari 38 provinsi di Indonesia. Hal itu sekaligus melampau pencapaian tahun 2022 yang hanya berara di peringkat 22.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor mengungkapkan bahwa capaian tersebut sebagai bukti kebijakan dan kegiatan pembangunan di Banua sudah sesuai keperluan masyarakat.

“Ini membuktikan arah kebijakan pembangunan, program, dan kegiatan pembangunan di Kalsel sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan segala dinamikanya,” ungkapnya.

Baca juga: Diduga Korupsi Uang DAK Sarpras, Mantan Kabid Pembinaan SD Disdikbud HSU Dituntut 15 Bulan

Baca juga: Anjing Liar Terjerat Jaring di Indrasari Martapura, Petugas Sigap Lakukan Evakuasi

Ariadi menyebut, prestasi itu juga tidak terlepas dari kepemimpinan Gubernur Kalsel yang berhasil memberikan lompatan prestasi signifikan.

IPM terdiri dari tiga pilar, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Menurut Ariadi, ketiga pilar itu menunjukkan tren yang baik selama periode kepemimpinan Sahbirin Noor.

Terutama di bidang kesehatan, usia harapan hidup di Kalsel meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

Ariadi menilai, faktor pendongkrak IPM dari sisi kesehatan adalah peningkatan usia harapan hidup. Saat ini, usia harapan hidup di Kalsel mencapai 73,97 tahun.

Selain itu, rata-rata usia sekolah dan harapan lama sekolah juga meningkat, yaitu 8,55 tahun dan 12,86 tahun secara berturut-turut.

“Namun, masih ada sektor yang perlu ditingkatkan, yaitu sektor pendidikan terutama pada usia harapan sekolah,” ujarnya.

Ariadi menyarankan agar ada kolaborasi antar daerah dalam pendistribusian hibah keuangan ke sekolah dasar atau bentuk lain.

Baca juga: RSUD Baru di Bumi Makmur Dioperasionalkan Pertengahan Tahun Ini, SDM Sedang Dipersiapkan

Hal itu sehingga sekolah dasar dan SMP di kabupaten/kota bisa terbantu dan terdongkrak. Imbasnya, pada usia harapan lama sekolah.

“Keberhasilan Kalsel meningkatkan IPM menunjukkan bahwa pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama, tak kalah pentingnya dengan pembangunan fisik lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Pemprov Kalsel memahami pentingnya kualitas manusia dalam membawa provinsi tersebut ke arah yang lebih baik,” bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved