Kabar Kalteng

Ditemukan 15 Mil dari Cemantan Kapuas, Nelayan Kotim Terapung Tiga Hari di Samudra

Rasidi (55) seorang Nelayan Kotim sempat terombang ambing di lautan selama 3 hari sebelum ia ditemukan nelayan asal Tabunio, Kalimantan Selatan.

Editor: Edi Nugroho
POLAIRUD SAMUDA UNTUK TRIBUNKALTENG.COM
Kondisi Rasidi nelayan yang hilang di wiilayah perairan di Kotim saat sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Rabu (6/3/2024). \ 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Rasidi (55) seorang Nelayan Kotim sempat terombang ambing di lautan selama 3 hari sebelum ia ditemukan nelayan asal Tabunio, Kalimantan Selatan.

Pria yang dikabarkan hilang dipastikan telah ditemukan dalam keadaan selamat, ia sempat terapung sekira 3 hari lamanya.

Pria paruh baya tersebut pamit dari rumahnya di Desa Sungai Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim, Kalteng untuk mencari ikan pada Jumat (1/3/2024), lalu hingga Minggu (3/3/2024).

Rasidi tak kunjung pulang dan membuat keluarganya melaporkan Rasidi hilang di lautan kepada Satpolairud Perwakilan Samuda DAS Mentaya.

Baca juga: Lagi, Jalan Kandangan Batulicin Tak Bisa Dilewati, Longsor Terjadi di Desa Gunung Raya Km 74

Baca juga: UPT Bapenda Wilayah Nunukan Ungkap Ratusan Mobil Plat Merah Ngemplang Pajak Kendaraan

Dirinya pun sempat terombang ambing di lautan selama 3 hari sebelum ia ditemukan nelayan asal Tabunio, Kalimantan Selatan.

Kepala Mako Satpolairud Perwakilan Samuda DAS Mentaya Bripka Rizal Azmi mengatakan Rasidi ditemukan di perairan Kapuas.

Rizal mengungkapkan, kapal Rasidi pecah dan tenggelam kemudian ia naik boks ikan hingga terbawa arus dan ombak. Rasidi ditemukan 15 mil dari laut Cemantan Kapuas.

Setelah konfirmasi dengan Kades Cemantan anggota Pol Airud menuju ke sana namun korban tidak menepi dan dibawa nelayan tersebut sambil beraktifitas mencari ikan," jelas Rasidi pada Tribunkalteng.com, Rabu (6/3/2024).

Rizal menjelaskan, Rasidi dijemput keluarga 27 kilometer dari Desa Bahaur, Kabupaten Seruyan sekira pukul 18.00 WIB.

Sementara itu Johansyah (47) keluarga Rasidi membenarkan ia telah dibawa ke Samuda atau Mentaya Hilir Selatan, Kotim.

"Sekarang sedang dirawat di RS Pratama Samuda," ujar

Saat sampai di dermaga Desa Sungai Ijum Raya, Rasidi terlihat lemas bahkan tak mampu berjalan sendiri hingga harus digendong oleh keluarganya.

Informasi terhimpun kondisi Rasidi kini mulai stabil usai menjalani perawatan di RS Pratama Samuda.

"Mungkin besok sudah dibawa pulang karena kondisinya sudah stabil," beber Johansyah.

Belum diketahui secara pasti penyebab kapal Rasidi bisa pecah hingga akhirnya karam, Rasidi juga masih belum bisa memberikan keterangan bagaimana ia bertahan hidup di selama berhari-hari di lautan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Terungkap Nelayan Kotim Kalteng Dikabarkan Hilang Sempat Terapung 3 Hari di Laut Dalam Boks Ikan,

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved