Kabar Kalteng

Bus di Terminal Natai Suka Pangkalan Bun Dilengkapi Sensor Kecepatan, Kendaraaan Melambat Sendiri

Bus di Terminal Natai Suka Pangkalan Bun dilengkapi sensor kecepatan sehingga kendaraan bisa melambat sendiri.

Tayang:
Editor: Edi Nugroho
Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi
Armada bus yang hendak berangkat dari satu di antara terminal di Kalteng, Minggu (14/4/2024). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGKALAN BUN - Bus di Terminal Natai Suka Pangkalan Bun dilengkapi sensor kecepatan sehingga jika sopir mengemudi lebih 80 Km per jam mobil akan melambat sendiri.

Aaat ini armada yang membawa penumpang arus balik lebanaran dari Terminal Natai Suka juga dilengkapi dengan teknologi yang mengatur kecepatan bus.

Jadi ada semacam sensor kalau kecepatan lebih dari 80 km/jam busnya bisa melambat dengan sendirinya,..

Pihak penyedia armada juga dapat men

Baca juga: Ribuan Jemaah Padati Jalan dan Jembatan di Sekitar Lokasi Acara Haul Datu Kelampayan 2024

Baca juga: Serunya Mandi di Kolam Renang Danau Seran Banjarbaru, Tarifnya Cuma Rp10 Ribu

getahui kecepatan bus sehingga bisa memantau dan melaporkannya kepada Dishub Kobar

Hingga satu hari sebelum lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah tepatnya 9 April 2024 penumpang di Terminal Natai Suka, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, baik tiba maupun berangkat tercatat lebih dari 5.000 orang.

Saat ini pihak Terminal Natai Suka bersiap untuk menghadapi puncak arus balik yang diprediksi pada 16 April 2024.

Kepala Terminal Natai Suka, Syamsul Qomar membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan setidaknya 15 armada disiapkan setiap hari untuk mengangkut penumpang.

"Ada 15 sampai 17 bus yang disiapkan bahkan tidak mentup kemungkinan ada 19 bus yang berangkat dari Terminal Natai Suka," ujar Qomar, Minggu (14/4/2024).

Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah penumpang arus balik di Terminal Natai Suka.

Guna memastikan keselamatan penumpang pihak Terminal Natai Suka bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar, serta TNI-Polri akan melakukan pengecekan kelayakan armada dan kesehatan sopir bus.

Qomar membeberkan, hingga saat ini belum ada ditemukan armada yang tidak layak maupun sopir yang mengemudi dengan kondisi yang tidak sehat.

"Yang positif narkoba juga tidak ada," jelas Qomar.

Selain itu saat ini armada yang membawa penumpang dari Terminal Natai Suka juga dilengkapi dengan teknologi yang mengatur kecepatan bus.

"Jadi ada semacam sensor kalau kecepatan lebih dari 80 km/jam busnya bisa melambat dengan sendirinya," lanjut Qomar.

Pihak penyedia armada juga dapat mengetahui kecepatan bus sehingga bisa memantau dan melaporkannya kepada Dishub Kobar.

Bahkan tak menutup kemungkinan sopir bus yang melanggar dapat dikenakan sanksi hingga dipecat.

Untuk perjalanan jauh seperti ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pihak penyedia armada juga disarankan untuk membawa dua sopir dan dua kernet.

Qomar menegaskan, keselamatan penumpang adalah hal yang utama, oleh karena itu dirinya mengimbau agar sopir bisa menaati peraturan dan mengemudi dalam kondisi sehat.

"Setiap berangkat kami selalu cek kesahatan dan mengimbau para sopir untuk memastikan keselamatan penumpang," tutup Qomar. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Tercatat 5.000 Pemudik di Terminal Natai Suka Pangkalan Bun, Puncak Arus Balik pada 16 April 2024,

 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved