Berita Kotabaru

Hewan Kurban Harus Dilengkapi Surat Keterangan Sehat, Begini Langkah Satgas Pangan

Satgas Pangan menjadualkan, besok turun ke lapangan untuk mengecek stabilitas harga, penyaluran barang serta stok pangan bahan kebutuhan.

Penulis: Herliansyah | Editor: Kamardi Fatih
banjarmasin post
Pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas Keswan DKPP Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Satuan Tugas (Satgas) Pangan menjadwalkan, besok turun ke lapangan untuk mengecek stabilitas harga, penyaluran barang serta stok pangan bahan kebutuhan.

Pengecekan terkait barang kebutuhan pangan, empat hari sebelum (H-4) peringatan Hari Raya Iduladha oleh Satgas Pangan sekaligus untuk memastikan ketersedian pangan aman.

Dikatakan Kabag Ekonomi, Sekretariat Daerah (Setda) Kotabaru, Fachruddin, Rabu (12/6/2024), oleh satgas pangan pengecekan harga dilakukan mulai di pasar-pasar, tokoh, serta di mini market. Termasuk gudang-gudang tempat penyimpanan bahan pokok.

"Sambil nanti (tempat) dikoordinasikan dengan Koperindag, karena mereka lebih dimana lokasi penyalur," ujarnya.

Termasuk pengecekan ke Bulog, karena sebagai penyalur beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke masyarakat.

Diakui Fachruddin, Bulog sudah punya distribusi khusus, namun tetap dicek apakah harga atau HET (Harga Eceran Tertinggi) masih sesuai di Bulog atau tidak.

"Kalau misalkan ditambahkan biaya angkutan ya itu masih wajar, tapi bila lebih itu kita laporkan," terang Fachruddin.

Target satgas pangan turun ke lapangan, tambah Fachruddin untuk memberikan pembinaan. "Tapi kalau ada hal-hal mencurigakan kita (satgas) langsung eksen," ujarnya.

Sub Koordinator Keswan dan Kesmavet, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kotabaru, Khairul Saleh drH mengatakan pemeriksaan ante mortem hewan ternak terus dilakukan tim bertugas di lapangan.

Pemeriksaan ante mortem intens dilakukan hingga menjelang Hari Raya Iduladha yang kurang dari sepekan lagi.

Menurut Khairul, pemeriksaan ante mortem dilakukan tim 4 kemarin di tempat-tempat penampungan, berlanjut hari ini untuk penyerahan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada pemilik ternak.

"Kemarin itu SKKH dibawa terbatas, karena hewan ternaknya banyak jadi direkap dulu. Hari ini diserahkan SKKH-nya," jelas Khairul, Rabu (12/6/2024).

Ditambahkan Khairul, SKKH diserahkan ke peternak atau pemilik penampungan, nantinya akan disertakan saat pendistribusian, sehingga hewan kurban sudah mengantongi SKKH

"Kemarin pemeriksaan di penampungan di wilayah Sungai Taib, Sungai Paring dan Gunung Ulin," ucapnya.

Hasil pemeriksaan tim bertugas di lapangan, ternak diperiksa di tempat penampungan semua dinyatakan sehat. "Alhamdulillah semuanya positif sehat," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved