Berita Kotabaru

Hasil Coklit di Kotabaru Capai 43 Persen, Begini Penjelasan KPU

Berdasar data KPU, sampai dengan hari kesepuluh (hari ini) coklit dilaksanakan sudah mencapai diangka 43 persen.

Tayang:
Penulis: Herliansyah | Editor: Kamardi Fatih
Foto Ist KPU Balangan
Kegiatan coklit yang dilakukan petugas Pantarlih dan didampingi komisioner KPU Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru, Rudi Aliansyah mengatakan, panitia pemukthiran data pemilih (Pantarlih) terus bekerja melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).

Berdasar data KPU, sampai dengan hari kesepuluh (hari ini) coklit dilaksanakan sudah mencapai diangka 43 persen.

Rudi Aliansyah mengatakan, 43 persen hasil coklit oleh pantarlih terpantau melakukan sinkronisasi di Elektronik Pencocokan dan Penelitian (E-Coklit).

Menurut Rudi Aliansyah, 43 persen data hasil coklit setara 101.790 pemilih dari 236.723 pemilih tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Kotabaru.

Ia menegaskan, coklit yang dilaksanakan pantarlih serempak di 22 kecamatan, terdiri dari 202 Desa/Kelurahan dengan 550 TPS (Tempat Pemungutan Suara). "Total jumlah pantarlih 917," ucap Aliansyah, Rabu (3/7/2024).

Pelaksanaan coklit oleh pantarlih, diakui Rudi Aliansyah, menjadi kendala petugas di lapangan karena medan di Kotabaru yang cukup berat. Terlebih warga memiliki wajib memilih tersebar tidak terkumpul di satu kampung.

Terkait medan yang berat karena geografis Kotabaru, juga diakui Ketua KPU Kotabaru Andi Muhammad Saidi.

Menurut Saidi beberapa wilayah sangat sulit antara Kecamatan Pulau Sembilan. Di Kecamatan itu terdapat tiga pulau yang terpisah lokasinya.

Kemudian Pamukan Barat, dan Pamukan Selatan. Termasuk Kecamatah Hampang, ada dua wilayah yang medannya sulit adalah Desa Muara Uri dan Juhu. (Banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved