Kalsel Maju

Ada 184 Desa Tanpa Jaringan, Pemprov Kalsel Targetkan Merdeka Blank Spot 2026

Provinsi Kalsel belum bebas dari areal blank spot. Diskominfo setempat mengungkap masih ada 184 desa yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.

|
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Ilustrasi: Warga melintas di perbatasan Desa Baramban-Miawa kecamatan Piani, Kabupaten Tapin yang masih didominasi kawasan blank spot, Rabu (14/6/2023). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Provinsi Kalimantan Selatan belum bebas dari areal blank spot.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat mengungkap masih ada 184 desa yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.

“Tersisa 8 persen desa yang masih areal blank spot,” kata Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim, Rabu (17/7/2024).

Kendati demikian, Muslim mengaku optimistis untuk mengejar target Kalsel bebas blank spot pada 2026.

Baca juga: Akui Belum Dapat Rekomendasi DPP Partai Golkar, H Yuni Siap Menangkan Pilwali Banjarmasin 

Baca juga: Jadi Role Model, SMAN 5 Banjarmasin Sudah Tiga Tahun Hapus Jurusan IPA-IPS-Bahasa

Apalagi, Kalsel digadang menjadi pintu gerbang Ibu Kota Nusantara yang ada di Kalimantan Timur.

Ia mengatakan pengentasan kendala sinyal terus dilakukan. Mengingat telekomunikasi memegang peranan penting bagi pembangunan daerah.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo terkait pembangun BTS (Base Transceiver Station). Targetnya, blank spot dapat dituntaskan pada 2026,” ujarnya.

Data 2022 silam, tercatat ada dua daerah dari 13 kabupaten/kota di Kalsel yang sudah ‘Merdeka Blank Spot’. Keduanya adalah Kota Banjarmasin dan Banjarbaru.

Sementara, daerah titik blank spot umumnya paling banyak terjadi di wilayah pedalaman atau terpencil dan pegunungan seperti Meratus.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved