Berita HSS
Peserta Baayun Maulid Ditarget 500 Orang, Begini Pendaftar Sementara
Lebih dari 300 orang telah mendaftarkan diri sebagai peserta Baayun Maulid
Penulis: Hanani | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Lebih dari 300 orang telah mendaftarkan diri sebagai peserta Baayun Maulid, tradisi menyambut bulan Kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam yang digelar, Minggu (15/9/2024) mendatang atau 11 Rabiulawwal 1446 Hijriah.
Kegiatan tersebut digelar pengurus Masjid Al Abrar, Gambah Luar, Kandangan di halaman dan teras masjid.
Ketua Panitia Pelaksana, H Yusri Fauzi, Rabu (11/9/2024) mengatakan, peserta tak hanya anak-anak atau bayi, tapi juga orang dewasa.
Mengingat antusiasnya masyarakat mengikuti tradisi tersebut, panitia hanya menargetkan paling banyak 500 orang. “Siapapun boleh mengikuti kegiatan ini, termasuk dari luar daerah,” katanya.
Dijelaskannya, untuk mendaftar dipungut biaya Rp 50 ribu per orang yang diperuntukan untuk membeli tali dan perlengkapan lainnya.
Sedangkan untuk tapih bahalai (kain panjang untuk ayunan, Red) peserta membawa sendiri dan menghiasi ayunannya.
Panitia memberikan hadiah kepada peserta dengan kategori ayunan terindah, peserta termuda, peserta tertua, peserta terjauh tempat tinggalnya.
“Kami juga membagikan doorprize berbagai barang elektronik seperti kipas angin mesin cucu dan lain-lain,” katanya.
Selain baayun maulid, juga digelar taknik, yaitu memberikan makanan yang telah dikunyah oleh ulama atau habaib kepada peserta bayi.
Adapun makanan untuk taknik yang disediakan berupa kurma dan air zamzam, gratis dari panitia.
“Untuk taknik, ini sunnah Nabi, yang dilakukan terhadap bayi dari kalangan sahabat beliau dan bayi lainnya, sambil mendoakan bayinya mendapat keberkahan,” jelasnya.
Panitia masih membuka pendaftaran sampai 14 September 2024 mendatang yang terbuka untuk umum baik, dari HSS maupun luar HSS.
Pantauan Rabu (11/9/2024), ratusan ayunan pun sudah terpasang, di sekeliling teras masjid Al-Abrar yang luas tersebut.
Baayun maulid merupaka tradisi menyambut bulan kelahiran Rasulullah Shallallahi Alaihi Wa Sallam, yakni anak-anak dan orang dewasa berada dalam ayunan hias sambil diiringi selawat dan syair maulid serta habsyi.
Tradisi itu bertujuan syiar agar generasi muda mengetahui bulan kelahiran Rasulullah, mensyukuri nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT. Namun, ada pula yang mengikutinya untuk melaksanakan nazar. “Intinya melastarikan tradisi daerah,” kata Ketua Pengurus Masjid Al-Abrar ini. (Banjarmasinpost.co.id/hanani)
| Satu Keresahan Warga HSS Kalsel Pasca Maraknya Penyetruman Ikan di Sungai, Sampai Sentuh Karamba |
|
|---|
| Kolaborasi Muscab DPC PKB HSS dan Tapin, Bakal Calon Ketua akan Ikuti Tes dari Akademisi ULM |
|
|---|
| Warga Resah Adanya Dugaan Aksi Penyetruman Ikan di Daha Utara HSS, Tim Gabungan Turun Berpatroli |
|
|---|
| Belum Ada Putusan WFH Bagi ASN Setiap Jumat di HSS, Masih Menunggu Arahan Pimpinan |
|
|---|
| Setubuhi Gadis SD, Ayah Sambung dan Kakek 67 Tahun di HSS Divonis 10 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ratusan-tali-ayunan-sudah-terpasang-di-sekeliling-teras-masjid-Al-Abrar-Kandangan.jpg)