Liga Italia

Fabio Capello Ungkap Thiago Motta Kesulitan Tanpa Striker Man United

Manajer legendaris Italia Fabio Capello menduga Thiago Motta kesulitan bertahan di Juventus tanpa jasa Joshua Zirkzee.

Editor: Khairil Rahim
X Juventus FC
Manajer legendaris Italia Fabio Capello menduga Thiago Motta kesulitan bertahan di Juventus tanpa jasa Joshua Zirkzee. 

BANJARMSINPOST.CO.ID - Manajer legendaris Italia Fabio Capello menduga Thiago Motta kesulitan bertahan di Juventus tanpa jasa Joshua Zirkzee.

Kedua pria ini menjalin kolaborasi cemerlang selama mereka bersama di Bologna dalam dua musim sebelumnya.

Penyerang asal Belanda itu menjadi inti taktik sang pelatih, terutama dalam cara yang tidak konvensional dalam menafsirkan peran penyerang.

Di sisi lain, Motta kini telah menemukan bek tengah penyerang yang lebih klasik dalam diri Dusan Vlahovic saat ia tiba di Turin.

Baca juga: Juventus Kembali Frustrasi Saat Bermain Imbang 0-0 Ketiga Kali Beruntun Melawan Napoli, Motta Kecewa

Baca juga: Vlahovic Capai Titik Terendah Baru Saat Paceklik Gol Juventus Berlanjut, Thiago Motta Beri Pembelaan

Pemain penyerang asal Serbia ini telah menjadi starter dalam semua enam pertandingan kompetitif klub sejauh musim ini.

Namun, selain dua golnya melawan Hellas Verona, ia belum begitu produktif di depan gawang.

Motta bahkan memutuskan untuk menariknya keluar pada babak pertama dalam kebuntuan tadi malam melawan Napoli menyusul babak pertama yang tidak efektif, dan menggantikannya dengan Timothy Weah.

Sementara itu, Capello merasa Motta kehilangan sosok penyerang seperti Zirkzee karena Vlahovic tidak mampu berfungsi dengan cara yang sama.

“Vlahovic bukanlah Zirkzee, ia adalah penyerang kotak penalti dan bukan seorang manuver yang luar biasa,” jelas mantan pelatih Juventus dan Real Madrid tersebut dalam kolomnya untuk La Gazzetta dello Sport melalui IlBianconero.

“Jadi Thiago mencoba Weah sebagai penyerang, tetapi kemudian ia mendapati dirinya tanpa pemain di kotak penalti ketika Napoli mundur dan ia harus membuat perbedaan di enam belas meter terakhir melalui umpan silang yang menghujani tengah.

“Bianconeri masih terlalu lambat dalam mengoper bola dan kualitasnya kurang di sepertiga akhir.”

Juventus ingin membawa kembali bintang lini tengah PSG

Gelandang Paris Saint-Germain Fabián Ruiz dikabarkan masuk dalam radar FC Barcelona dan Real Madrid . Namun, kedua raksasa Spanyol itu bukan satu-satunya klub yang tertarik pada pemenang Piala Eropa 2024 itu.

Selama jeda internasional FIFA lalu, Ruiz mencuri perhatian dalam pertandingan Spanyol melawan Swiss di UEFA Nations League. Pemain bintang PSG itu mencetak dua gol, yaitu pada menit ke-13 dan ke-77, membantu Spanyol mengamankan kemenangan lainnya.

Meskipun pemain berusia 28 tahun itu telah membuktikan diri di tim nasional Spanyol, ia belum mengukuhkan posisinya sebagai pemain inti di PSG. Rumor terkini menyebutkan ia dikaitkan dengan Spanyol, tetapi kembali ke Italia mungkin juga menjadi pertimbangan.

Menurut Tutto Juve (h/t Fichajes ), Ruiz telah menarik perhatian Juventus. Laporan tersebut menyebutkan bahwa pelatih Juventus, Thiago Motta, disebut-sebut sebagai pengagum berat Fabián, yang terikat kontrak dengan PSG hingga pertengahan 2027.

Gelandang ini tidak diragukan lagi akan menambah kualitas lini tengah Juve. Pada akhirnya, Bianconeri bertujuan untuk mengalahkan Barcelona dan Real Madrid dalam mendapatkan tanda tangannya.

 Akan menarik untuk melihat apakah salah satu dari ketiga klub ini memenangkan perlombaan dan mengamankan pemain tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved