Berita kotabaru

Kalapas Kotabaru Terapkan Sibabeh dan Sibolang, Begini Manfaatnya

Tidak hanya pada program pembinaan, konsolidasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), pembenahan di internal juga langsung tancap gas dilakukan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Kamardi Fatih
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Kalapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah beberkan sejumlah pembenahan terkait pelayanan, Selasa (1/10/2024). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Baru terhitung tiga pekan menjabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah mengutarakan sejumlah pembenahan. 

Tidak hanya pada program pembinaan, konsolidasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), pembenahan di internal juga langsung tancap gas dilakukan guna maksimalnya pelayanan. 

"Kami ingin samakan persepsi, sehingga mana yang perlu dibenahi kita segera benahi," ujarnya saat Coffee Morning bersama PWI Kotabaru, Selasa (1/10/2024).
 
Mantan Kalapas Kelas IIB Pangkalanbun ini juga mengatakan, selama tiga pekan ini dirinya lebih memfokuskan di internal SDM, dengan membangun pola pikir dan budaya kerja yang bagus. 

Beberapa hal yang tak kalah mencolok dari gebrakan Doni, di antaranya para WBP yang telah memenuhi syarat awal untuk pengajuan remisi bisa langsung didata. 

"Jadi kita jemput bola, karena WBP itu banyak yang malu dan kadang tidak mengetahui. Jadi diinfokan, nanti mereka langsung datang menyampaikan itu, didata, biar lebih mudah pengajuannya," ujar Kalapas. 

Selain itu, penerapan dalam Pengawasan petugas yang membawa ponsel saat beraktivitas di Lapas juga lebih diawasi, yakni dengan menerapkan SIBABEH (Sistem Barkot Handphone) dan SIBOLANG (Sistem Barkot Brandgang Keliling), yakni aplikasi data handphone yang harus diterapkan petugas di lingkungan Lapas. 

Tujuan dari penerapan dua aplikasi ini guna menghindari adanya penyelundupan handphone untuk warga binaan. "Karena kita juga tidak ingin ada oknum yang berperan, sebisa mungkin dilakukan pencegahan,” jelasnya.

Doni juga mengharapkan sinergitas dengan insan pers untuk turut memberikan informasi yang baik bagi masyarakat di luar Lapas, terkait program pembinaan yang terus berjalan. 

Sementara, Ketua PWI Kotabaru, Ahmad Nurahsin Qomarudin, menyambut baik keterbukaan Lapas Kotabaru untuk menjalin kebersamaan dalam turut menebar informasi yang mencerdaskan masyarakat. 

"Intinya kami siap membantu publikasi. Dengan berimbang, akuntabel, dan sifatnya mencerdaskan pembaca," ujar Nurahsin. 

Di setiap pemberitaan pun, dirinya mengistilahkan ada pesan yang dititip. Bahwa setiap upaya kejahatan baik mandiri atau pun kelompok akan ada efek samping. 

Kegiatan kali ini juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama terkait sinergitas yang dibangun, sama seperti halnya dengan instansi maupun APH di Kotabaru. (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved