Ekonomi dan Bisnis

Kadin Kalsel Belajar Pahami E-katalog, Cara Efektif Cegah Korupsi 

Proses pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-katalog dinilai sebagai cara efektif mencegah korupsi

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin
Kegiatan focus group discussion tentang e-katalog, diikuti anggota dan pengurus KADIN Kalsel, Kamis (3/10/2024). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Proses pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-katalog dinilai sebagai cara efektif mencegah korupsi. Namun perlu diantisipasi beberapa hal agar sistem ini berjalan sebagaimana mestinya.

Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalsel, Agus Dyan Nur, mengakui bahwa proses pengadaan barang dan jasa kadang memerlukan waktu panjang.

"Prosesnya bermacam macam sehingga pada posisi panjang itulah banyak permasalahan-permasalahan karena sekarang metode itu kita percepat dengan proses e-katalog. Nah mudah-mudahan dengan proses e-katalog ini memudahkan proses pengadaan," jelasnya pada pembukaan focus group discussion tentang e-katalog, Kamis (3/10/2024).

Acara di Aston Banua Convention Center tersebut digelar kerjasama Advokasi Daerah Antikorupsi  Kalimantan Selatan, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalsel.

Baca juga: Kadin Kalsel Tolak Munaslub, Ketua Umum Baru Ingin Jadi Mitra Jokowi

Baca juga: Tolak Rencana Munaslub Lengserkan Arsjad Rasyid, Begini Alasan Kadin Kalsel 

Tema diangkat Optimalisasi E-Katalog Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Untuk Mempermudah Perizinan Dan Investasi Guna Meminimalisir Risiko Korupsi Serta Pungli.

"Hari ini, kita berdiskusi mencari solusi terbaik apa permasalahan e-katalog ini? Pada prinsipnya pemerintah daerah mengapresiasi program kerja ini," tandasnya.

Hj Shinta Laksmi Dewi, Ketua Kadin Kalsel, menyatakan, kegiatan ini bisa mengadvokasi  teman-teman pelaku usaha bersama dengan regulator.

"Kita bersama-sama menanamkan nilai-nilai anti korupsi dan hari ini yang kita ambil temanya adalah tentang e-katalog," jelasnya.

Baca juga: Kadin Kalsel Dorong Kehadiran Pelabuhan Ekspor Impor di Kotabaru, Sebagai Pusat Distribusi Regional

Dengan sosialisasi yang ada, kita bersama-sama berkomitmen mengurangi tindakan korupsi di masa berikutnya. 

Hadir sebagai pembicara pada diskusi yaitu Dekan FEB ULM Prof Dr Ahmad Yunani SE MSi, Arbiter Pengadaan Barang dan Jasa Mina Ayu Roswyda dan Pengamat Pengadaan Barang dan Jasa Samsul Ramli, S.Sos, Cert SCM.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved