Serambi Ummah

Beragam Suku, Budaya, dan Agama, Toleransi Harus Diutamakan

Umat Islam sebaiknya lebih mengutamakan toleransi, bahwasanya perbedaan beragama tidak perlu menjadi permasalahan.

Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Mariana
Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan
Kepala Kemenag Batola, H Anwar Hadimi MPd 

BANJARMASINPOST.CO.ID - HM Abda’i Rathami, merupakan keturunan ulama di Baritokuala. Ayahandanya mengajarkan fikih-fikih dan alamiyah bagi masyarakat di Batola. Tidak hanya itu, dia juga sosok yang gigih dalam menuntut ilmu.

Setahu saya, karena memang akrab, Abda’i ini jam 03.00 dini hari bangun untuk belajar, dilanjutkan dengan salat sunat sampai waktu subuh tidak lepas dari buku. Bahkan buku tulisan dari almarhum ayahandanya selesai dibaca.

Begitu pula dengan kepribadian di masyarakat yang terkenal baik, kemana-mana ikut membantu dalam hal keagamaan, loyalitas, sedekah tidak lepas dalam kehidupannya.

Perlu menjadi perhatian dari tokoh di Batola ini, tentang lebih mengutamakan toleransi, bahwasanya perbedaan beragama tidak perlu menjadi permasalahan, apalagi sampai ada masyarakat yang alergi dengan hal itu.

Tokoh inilah yang memberikan pemahaman bahwa hidup berdampingan itu sunatullah dan Allah menciptakan beragam. Sebaiknya para tokoh ini mengarahkan masyarakat lebih seimbang, toleransi dan moderat. Ini yang kita harapkan bagi mereka.

Baca juga: Sosok Pria di Jaksel Todongkan Pistol ke Anggota PPSU Pecandu Narkoba, Kini Jadi Tersangka

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, Construct Questions with the Words

Titik Indonesia kemaslahatan ada di toleransi, karena banyak agama, suku dan budaya.

Terkait toleransi moderasi, saya lebih melihat ketokohan dari mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gusdur). Pancasila yang menyatukan seluruh masyarakat di Indonesia, bahkan setiap Sila itu ada ayat yang mendukungnya. (ady)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved