Kampusiana

STAI Darul Ulum Berubah Menjadi Institut Agama Islam, Mukhsin Aseri Dilantik Jadi Rektor

STAI Darul Ulum Kandangan, berubah menjadi Institut Agama Islam Darul Ulum (IAI-DU) Kandangan

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Pelantikan Rektor Institut Agam Islam Darul Ulum (IAI-DU) Kandangan, Mukhsin Aseri, oleh oleh Profesor Fauzi Aseri, Pembina IAI-DU yang juga mantan Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Kamis (24/10/2024) di Gedung Serbaguna Kampus tersebut. 

BANJARMASINNPOST.CO.ID, KANDANGAN- Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) Darul Ulum Kandangan, berubah menjadi Institut Agama Islam Darul Ulum (IAI-DU) Kandangan.

Perubahan status tersebut berdasarkan PMA 904 tahun 2014, tertanggal 27 Agutus.

Seiring perubahan tersebut, Kamis (24/10/2024) dilaksanakan pelantikan Rektor yaitu Dr Mukhsin Aseri Mag MH untuk periode 2024-2029.

Mukhasi Aseri sebelumnya menjabat sebagai Ketua STAI DU, sebelum berubah menjadi Institut.

 Pelantikan dilaksanakan di Gedung Serba Guna, Kampus IAI-DU, Jalan Rantauan, Desa Gambah Luar RT 03 Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Baca juga: Akademisi STAI Darul Ulum Prediksi 3 Sampai 4 Poros Koalisi di Pilbup HSS, Tergantung Kekuatan Ini

Baca juga: Hibahkan 3 Mobdin untuk Baznas, Ipqah dan STAI Darul Ulum, Pj Bupati Berharap Bermanfaat untuk Umat

Pelantikan oleh Profesor Fauzi Aseri, mantan REktor UIN Antasari Banjarmasin sebagai Pembina di perguruan tinggi tersebut.

Pelantikan dihadiri Ketua Yayasan Darul Ulum Sayuti HD, Sektetaris Kopertais 11 Kalimantan Dr H Asikin Noor, Ketua MUI HSS, perwakilan Forkopimda, ikatan Alumni IAI-DU, Asisten Bidang Administrasi Umum Efran, KAdikominfo HSS, kalangan Ponpes serta seluruh civitas Akademika IAI-DU serta unsur lainnya, termasuk kalangan pengurus NU dan Muhammadiyah.

Usai dilantik, Mukhsin Aseri meminta dukungan semua pihak, agar bisa mengemban amanah berupa tanggungjawab memajukan perguruan tinggi ini, agar bisa terus mengembangkan visi dan misi memperkuat integritas akademik, meningkatkan kualitas Pendidikan, memperluas Kerjasama dengan berbagai pihak serta memberi kontribusi nyata kepada ummat, bangsa dan daerah HSS.

“Keberhasilan Lembaga Pendidikan ini tak akan tercapai tanpa Kerjasama dan partisipasi seluruh unsur dikampus IAI DU ini. Untuk itu  saya mengaja kita semua, mulai dose, mahasiswa dan tenaga pendidik agar terus bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan cita-cita besar visi kita,”katanya.

Dijelaskan ada konsekwensi yang harus disesuaikan, seiring berubahnya status STAI menjadi Institut.

 Saat ini, pihaknya masih disibukkan penyesuaian mulai, integrasi data, pada PD DIkti, perubahan Statuta yang didalamnya menyesuaikan visi misi, tujuan dan strategi.

 “Termasuk logo, lambing, mars , hymne dan struktur, juga berubah,”katanya.

Perubahan lainnya, jika sebelumnya tidak ada dekan, sekarang ada dekan, karena IAI-DU kini memiliki dua Fakultas, yaitu Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, serta Fakultas Tarbiyah.

Adapun Program Studinya tetap seperti saat masih STAI, yaitu, Hukum Tata Negara, , Ekonomi Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah,  Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Islam Anak USia Dini, serta Hukum Keluarga Islam.

Baca juga: STAI Darul Ulum Bahas Perbedaan Awal Ramadan 1445 di Seminar Rukyatul Hilal, Ini Penjelasannya

Dengan berubahnya status ini, IAI-DU Kandangan, kini satu-satunya perguran tinggi Institut di wilayah Banua Anam.

Darul Ulum berdiri sejak tahun 1986, dibawah Yayasan Darul Ulum.

 Disebutkan, sampai 2024 jumlah mahasiswanya mencapai 1.000 orang.

 Sementara itu, mewakili Pj Bupati HSS, Asisten Administrasi Umum Efran berharap, kampus ini melahirkan intelektualitas muda, generasi terdidik sehingga meghasilkan SDM berkualitas mendukung Indonesia Emas. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved