Berita Batola

Update Temuan Mayat di Desa Anjir Serapat Muara Batola, Begini Dugaan Penyebabnya

Berikut kronologi penemuan mayat perempuan paruh baya di di Desa Anjir Serapat Muara, Kabupaten Barito Kuala

Tayang:
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Irfani Rahman
Humas Polres Batola untuk BPost
Anggota Polsek Anjir Muara saat berada di rumah duka Masnun di Desa Marabahan Baru, RT 4, Kecamatan Anjir Muara, Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Mayat Masnun (70) ditemukan pada area persawahan di Desa Anjir Serapat Muara, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel) telah dilakukan penyelidikan terkait penyebabnya.

Kapolres Batola, AKBP Anib Bastian saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas setempat, Iptu Marum menjelaskan perihal kronologi  kejadian tersebut, Rabu (30/10/3024).

Masnun, seperti biasa melakukan aktivitas pergi ke sawah, sekitar pukul 06.00 Wita, Senin (28/10/2024). Ia, hanya pergi sendirian ke Desa Anjir Serapat Muara, RT 04, Kecamatan Anjir Muara, Batola untuk memetik buah jeruk.

Menggunakan transportasi air berupa jukung, ia memetik buah untuk dijual.

Sempat ditegur oleh anak korban, Hartono agar tidak pergi, karena kondisi korban yang sering sakit.

“Korban katanya, sering mengeluh sakit maag dan terkadang bahkan sampai merasa sesak bernafas, tetapi korban tetap ngotot untuk pergi ke sawah,” terang Kasi Humas, mengikuti keterangan saksi.

Baca juga: Kabar Terkini Penemuan Mayat Perempuan di Anjir Serapat Batola, Ini Identitas dan Pekerjaannya

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Wanita Tanpa Kepala di Jakarta Utara, Berawal Dari Bungkusan Mencurigakan

Di hari yang sama itu, Hartono mulai cemas. Ibunya tidak pulang-pulang sekira pukul 17.45 Wita. Khawatir terhadap ibunya, ia bersama beberapa keluarga, Sugiyanto pergi mencari ke area sawah.

Betapa terkejut ia, mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi telungkup di sawah yang berair.

Di bantu warga sekitar, jasad Masnun dibawa ke rumah duka di Desa Marabahan Baru RT 04, Kecamatan Anjir Muara, Batola.

“Pihak kepolisian bersama dokter dari Puskesmas Anjir Muara telah melakukan Visum et Repertum. Tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved