Bumi Sanggam

Kunjungan ke Dispora Bandung, Wirausaha Muda Pemula Balangan Pelajari Program Camp Enterpreaner

Disporapar Kabupaten Balangan melalui Bidang Kepemudaan lakukan kunjungan ke Dispora Kota Bandung Provinsi Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
Disporapar Kabupaten Balangan
Rombongan WMP Kabupaten Balangan berfoto bersama jajaran Dispora Kota Bandung usai pelaksaan studi tiru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan melalui Bidang Kepemudaan lakukan kunjungan ke Dispora Kota Bandung Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Kunjungan tersebut mengikut sertakan para pelaku Wirausaha Muda Pemula (WMP) di Kabupaten Balangan yang menjadi binaan Bidang Kepemudaan Disporapar Balangan.

Kabid Kepemudaan, Hendra Mayadi ganie menuturkan maksud dan tujuan mereka bertandang ke Dispora Kota Bandung adalah untuk melaksanakan study tiru terhadap para pelaku WMP di Kabupaten Balangan

"Kami datang untuk melaksanakan study tiru dari segi program untuk WMP, yaitu Camp Enterpreaner (Cempor) Dispora Kota Bandung," tuturnya, Rabu (6/11/2024) usai kunjungan.

Ia juga, berharap melalui kunjungan ini para peserta WMP akan mendapat pengalaman, gambaran dan inspirasi dalam berkarya di Bidang kewirausahaan UMKM, karena dari kunjungan ini pihaknya mendapat berbagai macam wejangan dari tuan rumah.

"Salah satunya kami dapat mengkaji sistem yang Dispora Bandung terapkan dalam, menjaring pelaku UMKM melalui program Cempor Dispora Bandung," ujar Hendra.

Sementara itu, Bidang pengembangan dan infrastruktur Kepemudaan, Dispora Kota Bandung, A Hadi menyambut rombongan Disporapar Balangan bersama para WMP yang menjadi rombongan.

Hadi menerangkan, program Cempor Dispora Kota Bandung adalah suatu langkah nyata dari Pemerintah setempat untuk memajukan pemuda melalui sektor UMKM dan penyedia jasa.

Hal tersebut di nilai memberikan dampak positif karna setidaknya dapat menyumbang 30 persen PDRB dari Kabupaten Bandung.

Kendati demikian lanjutnya, hal tersebut tidak mudah dan instan dapat dicapai, karena perlu kajian, perencanaan dan anggaran yang lumayan besar namun menjadikan invenstasi yang berhasil.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved